Arsip Kategori: Liga Spanyol

Soria: Zidane Bisa Hancurkan Ruang Ganti Madrid Karena Mainkan Anaknya

Soria: Zidane Bisa Hancurkan Ruang Ganti Madrid Karena Mainkan Anaknya

Kembalinya Zinedine Zidane ke Madrid berhasil mengembalikan senyuman di wajah para supporter Madrid. Bagaimana tidak, sejak awal musim ini, Real Madrid kerap menelan hasil buruk. Zidane merupakan sosok yang dipercaya mampu untuk mengembalikan performa terbaik para pemain yang ada di klub.

 

Seperti yang diharapkan, Los Blancos berhasil kembali merangkak naik bersama Zidane. Namun Cristobal Soria yang merupakan mantan pelatih Sevilla memberikan komentar terkait keputusan Zidane untuk memainkan anaknya, Luca Zidane saat Madrid berhadapan dengan Huesca.

 

Pada matchday ke 29 La Liga, Madrid berhasil menang dengan skor 3 – 2. Namun pada pertandingan tersebut, Zidane memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada anaknya untuk menjaga gawang Madrid. Hal ini tentu menuai banyak kritikan, pasalnya ia memilih pemain junior untuk menggantikan Keylor Navas maupun Thibaut Courtois.

 

Menurut Soria, keputusan yang diambil oleh Zidane tersebut bisa mengakibatkan perpecahan pada ruang ganti Madrid.

 

“Zidane sudah melakukan sebuah pelanggaran ketika ia memainkan putranya Luca Zidane dan mencadangkan Keylor Navas dan Thibaut Courtois. Apa yang dia lakukan tersebut bisa mengakibatkan perpecahan pada ruang ganti Madrid !.”

 

Diluar komentar yang diucapkan Soria, Luca Zidane mengaku sangat bangga bisa bermain bersama tim senior Madrid. Ia juga senang Madrid berhasil keluar sebagai pemenang pada pertandingan tersebut.

 

“Saya bangga bermain bersama tim senior Madrid. Saya merasa perjuangan saya dari tim junior klub selama bertahun-tahun berbuah hasil manis. Saya sangat senang dengan kemenangan di kandang ini,” tutup Luca.

Jadi Rekan Messi, Busquets Mengaku Bangga !

Jadi Rekan Messi, Busquets Mengaku Bangga !

Sergio Busquets selaku pemain gelandang Barcelona mengaku dirinya tidak terkejut melihat aksi yang ditunjukkan rekan setimnya, Lionel Messi di lapangan hijau. Busquets juga mengaku bangga bisa menjadi rekan satu tim Messi.

 

Pujian tersebut dilontarkan Busquets ketika Barcelona berhadapan dengan Real Betis. Pada pertandingan tersebut, Barcelona berhasil keluar sebagai pemenang dengan agregat skor 4 – 1. Pada laga itu, Lionel Messi keluar sebagai man of the match karena berhasil mencetak hattrick.

 

Berkat aksinya tersebut, Lionel Messi menuai banyak pujian, tidak hanya dari rekan setimnya, ia bahkan mendapatkan standing ovation dari fans Real Betis.

 

Pendukung Real Betis kagum akan performa yang ditunjukkan oleh La Pulga. Namun Busquets mengaku tidak terkejut dengan aksi tersebut, pasalnya itu sudah menjadi hal yang biasa, meski begitu, Busquets merasa bangga bisa memiliki rekan yang begitu luar biasa.

 

Busquets Merasa Bangga Memiliki Rekan Sehebat Messi

 

“Itu sudah biasa ia lakukan, kami sudah tidak terkejut, begitulah Messi. Kami beruntung bisa melihat dan latihan bersamanya setiap hari,” buka Busquets seperti dilansir Sport.

 

“Memiliki Messi di tim merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Ia adalah pemain yang bisa membawa perbedaan di lapangan.”

 

Dengan kemenangan atas Real Madrid, Barcelona kini mengoleksi 66 poin dari 28 pertandingan yang mereka mainkan. Sementara itu, Atletico harus terjegal oleh Athletic Bilbao, memang hasil yang cukup mengejutkan.

 

Saat ini masih ada 10 pertandingan yang tersisa dan Busquets menegaskan bahwa timnya belum berada dalam zona aman. Mereka masih harus berjuang untuk meraih trofi musim ini.

 

 

Modric Yakin Tuk Hengkang Dari Madrid Pada Musim Panas Mendatang

Modric Yakin Tuk Hengkang Dari Madrid Pada Musim Panas Mendatang

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid tampaknya akan kembali kehilangan pemain kunci mereka pada bursa transfer pemain musim depan. Pasalnya pemain gelandang mereka, Luka Modric kabarnya sudah semakin membulatkan tekad untuk hengkang dari Real Madrid.

 

Seperti yang sudah heboh diberitakan kemarin, Real Madrid baru saja kehilangan pemain anyar mereka, Cristiano Ronaldo. Sang pemain memutuskan untuk bergabung dengan Juventus pada musim panas ini.

 

Baru kehilangan pemain bintang, kali ini mereka juga harus siap untuk kehilangan Luka Modric. Pasalnya sang pemain sudah masuk kedalam daftar pemain yang ingin didatangkan oleh Inter Milan.

 

Menurut lansiran yang dikeluarkan oleh Sky Sports Italia, Madrid harus bersiap untuk kehilangan sang pemain, hal ini dikarenakan Modric sudah membulatkan tekad untuk hengkang pada musim panas ini. Lalu mengapa Modric ingin hengkang ?

 

Hasil gambar untuk modric

 

Sumber yang sama mengatakan bahwa Modric sudah cukup puas membela Madrid dan ia ingin mencari suasana dan tantangan baru. Seperti yang kita tahu, Modric saat ini telah berusia 32 tahun dimana ia sudah semakin dekat dengan akhir karir sepakbolanya. Oleh sebab itu ia merasa perlu mencari suasana baru dan Inter Milan bisa menjadi tempat yang ideal.

 

Jika kita melihat performa Inter pada musim lalu memang ada perkembangan yang signifikan. Banyak pihak yang percaya Inter Milan bisa membantu Modric untuk menunjukkan performa terbaiknya.

 

Selain itu Real Madrid juga dinilai mengalami kemunduran. Sebagai bukti nyata, mereka harus kalah 4 – 1 dan 1 – 0 atas Barcelona. Hal ini juga yang membuat Modric semakin mantap untuk hengkang dari klub tersebut.

Jordi Alba: Kemenangan Ini Tidaklah Mudah

Jordi Alba: Kemenangan Ini Tidaklah Mudah

Jordi Alba selaku pemain bek Barcelona melayangkan pujian kepada timnya ketika mengalahkan Real Madrid dengan skor 3 – 0 pada kompetisi Copa del Rey kemarin. Kemenangan pada leg kedua ini membuat Barcelona melangkah maju ke babak final dengan agregat skor 4 – 1 atas Real Madrid.

 

Jordi Alba percaya bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa timnya selalu serius dalam pertandingan dan tidak pernah meremehkan liga apapun. Sempat beredar kabar bahwa Barcelona akan mengesampingkan gelar Copa del Rey demi meraih trofi La Liga dan Liga Champions.

 

Jika Barcelona berhasil meraih trofi Copa del Rey, ini akan menjadi trofi kelima mereka dalam lima tahun berturut turut. Alba mengaku untuk meraih gelar tersebut tidaklah mudah.

 

“Kami tidak pernah meremehkan liga apapun yang kami mainkan, termasuk Copa del Rey, bahkan Real Madrid juga mengincar trofi ini. Banyak orang yang fokus pada fakta ini. Banyak orang yang mengatakan trofi ini tidak begitu penting, tapi kami tegaskan bahwa semua trofi itu penting bagi kami. Secara keseluruhan kami sudah tampil dengan sangat baik.”

 

“Kemenangan dengan tiga gol bukanlah hal yang mudah, namun pada akhirnya kami tetap menang. Ini akan membuat kami menjadi lebih kuat dan lebih percaya diri lagi.”

 

Madrid akan kembali berhadapan dengan Barcelona di Santiago Bernabeu pada hari Minggu 3/3 esok pada pertandingan lanjutan La Liga.

 

Solari Tak Ingin Bandingkan Bale Dengan Ronaldo

Solari Tak Ingin Bandingkan Bale Dengan Ronaldo

Tidak bisa dipungkiri, saat ini Gareth Bale menjadi pemain yang paling dominan di Real Madrid. Dalam pertandingan melawan Juventus di final Liga Champions, ia bahkan berhasil mencetak gol melalui tendangan voli yang indah dari area luar kotak penalti. Melihat performa yang ditunjukkan oleh Bale, banyak pihak yang menanyakan mana yang lebih baik, Cristiano Ronaldo ataukah Gareth Bale ?

 

Santiago Solari menjelaskan bahwa ia tidak ingin terlalu cepat membandingkan performa kedua pemain tersebut.  Melihat kontribusi nyata yang ditunjukkan oleh Gareth Bale setelah kepergian Ronaldo, media dan fans Madrid banyak yang ingin membandingkan performa antara Bale dan Ronaldo. Sayangnya tidak dengan Solari, menurutnya, Bale adalah Bale dan ia tidak ingin membandingkan dia dengan pemain lainnya.

 

Jika kita melihat kilas balik Ronaldo bersama Madrid, tidak dapat dipungkiri bahwa Ronaldo menjadi pemain yang paling krusial dan dominan di Real Madrid. Sudah ada banyak trofi yang disumbangkan oleh Ronaldo untuk Madrid.

 

“Semua ini bukan tentang siapa yang akan menggantikan posisi Ronaldo di Madrid. Ini tentang bagaimana semua pemain dapat menjadi sebuah tim. Gareth Bale adalah pemain yang sangat ebrbakat dan ia akan menjadi bagian yang penting untuk klub. Kemampuannya di lapangan bukan untuk dibandingkan dengan pemain lainnya.”

 

“Kalau berbicara mengenai perbandingan, itu hanya untuk konsumsi media saja. Kami tidak melakukan hal itu disini. Bale adalah pemain hebat yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Kami bekerja sebagai sebuah tim.”

Alvaro Morata Jalani Tes Medis Di Spanyol

Alvaro Morata Jalani Tes Medis Di Spanyol

Keraguan terhadap masa depan Alvaro Morata tampaknya akan segera berakhir. Pasalnya Alvaro Morata hari ini akan menjalani tes medis di Atletico Madrid.

 

Sejak kepindahannya ke Chelsea pada tahun 2017 silam, Morata terlihat kesulitan menembus tim utama. Ia gagal menunjukkan performa terbaiknya di Chelsea. Banyak rumor yang mengatakan masa depannya di Chelsea akan segera berakhir karena gagal mencetak gol bagi Chelsea.

 

Rumor kepindahan Morata semakin menguat. Hal ini tidak lepas dari keputusan Chelsea untuk mendatangkan Gonzalo Higuain meski dengan status pemain pinjaman. Menurut laporan yang dilansir pihak AS, Morata dikabarkan akan bergabung ke klub Spanyol, Atletico Madrid.

 

Sempat dikabarkan gagal, fakta justru berbicara kebalikannya. Morata dikabarkan tengah menjalani tes medis di Spanyol. Menurut sumber yang sama, pihak Atletico Madrid sudah mencapai kesepakatan dengan Chelsea.

 

Alvaro Morata resmi dipinjamkan ke Atletico Madrid dengan kontrak bermain selama 18 bulan. Dalam kontrak yang dibuat tersebut, Atletico juga mendapatkan kesempatan untuk mempermanenkan sang pemain di akhir masa pinjaman.

 

Kabarnya Morata sudah sampai dI Spanyol pada hari Sabtu 26/1 malam waktu setempat. Morata akan menjalani tes medis pada tanggal 27/1. Setelah tes medis selesai, Morata akan melakukan tanda tangan kontrak bersama Atletico Madrid.

 

Alvaro Morata sendiri sudah pernah bermain di Spanyol, kala itu ia bermain bersama Real Madrid dan sudah berhasil mencetak 35 gol dari 95 penampilannya bersama Madrid.

Liverpool Tak Ingin Pulangkan Countinho Dari Barcelona

Liverpool Tak Ingin Pulangkan Countinho Dari Barcelona

Pada musim 2017/2018 yang lalu Liverpool sempat keberatan untuk melepaskan Philippe Coutinho. Namun saat ini ceritanya sudah berbeda, bahkan The Reds mengaku tidak berniat untuk memulangkan Coutinho ke Anfield.

 

Sejak awal musim 2017/2018 silam Coutinho memang telah menyatakan keinginannya untuk hengkang dari klub. Barcelona juga sempat melayangkan tawaran untuk sang pemain, namun tawaran tersebut ditolak oleh Liverpool.

 

Pada awal Januari 2018 silam, Coutinho akhirnya dilepaskan ke Barcelona. Dari penjualan Coutinho, Liverpool memiliki banyak dana untuk membeli pemain baru. Coutinho sendiri dijual dengan harga 120 juta Euro, angka yang cukup besar bukan ?

 

Dalam enam bulan pertamanya di Barcelona, semua tampak berjalan mulus. Coutinho bahkan menjadi pilihan utama Barcelona. Namun memasuki paruh pertama musim 2018/19, kondisinya berubah, pasalnya dirinya sudah tidak lagi mendapatkan tempat utama di klub.

 

Sang pemain kerap terlihat di bangku cadangan. Coutinho dianggap kalah saing dengan Ousmane Dembele yang lebih disukai oleh Ernesto Valverde. Melihat kondisi ini, banyak kabar yang mengatakan Coutinho sudah merasa tidak nyaman dan tidak bahagia di Barcelona.

 

Menurut lansiran The Telegraph, Coutinho sudah mengisyaratkan akan hengkan dari klub. Coutinho juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Inggris.

 

Namun pihak Liverpool secara gamblang mengatakan bahwa mereka tidak tertarik untuk memulangkan kembali Coutinho ke Anfield. Mereka beranggapan bahwa skuat yang dimiliki saat ini sudah cukup baik sehingga mereka tidak ingin memulangkan Coutinho.

Manchester City Tekankan Tak Ingin Rekrut Isco

Manchester City Tekankan Tak Ingin Rekrut Isco

Klub raksasa Inggris, Manchester City kabarnya tidak memiliki ketertarikan untuk mendatangkan Isco dari Real Madrid. Seperti yang kita tahu, saat ini Isco tengah berada dalam situasi yang kurang baik di Madrid karena jarang dimainkan sejak ditinggal oleh Zinedine Zidane.

 

Sang pemain saat ini justru lebih sering dicadangkan ketimbang dimainkan sehingga membuatnya ingin segera hengkang dari Madrid. Posisinya saat ini memang tidak baik, bahkan sang pemain mengatakan menjalani musim ini terasa sangat berat karena terus berada di bangku cadangan.

 

Banyak kabar yang mengatakan Manchester City berencana untuk mendatangkan Isco ke Inggris, namun kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak City.

 

Sebenarnya sempat ada kabar yang mengatakan bahwa asisten Josep Guardiola, yakni Mikel Arteta telah beraksi untuk mengajak Isco bergabung dengan mereka. Sang pemain sendiri sudah menerima tawaran tersebut.

 

Akan tetapi kabar terbaru mengatakan bahwa Manchester City justru tidak berminat untuk mendatangkan sang pemain. Menurut lansiran ESPN FC, City tidak jadi mendatangkan isco karena Josep Guardiola tidak membutuhkan jasa Isco.

 

Menurut sumber yang sama, Guardiola masih puas dengan komposisi pemainnya saat ini dan tidak berencana untuk menambah amunisi tuk sekarang. Guardiola juga menegaskan bahwa dirinya belum membutuhkan tambahan tersebut dan baru akan mencari amunisi tambahan pada musim panas mendatang. Itu berarti Isco masih harus mencari tim yang ingin menggunakan jasanya jika ingin mendapatkan jam terbang yang cukup.

 

Sergio Ramos Cetak Rekor Perolehan Kartu Kuning Terbanyak

Ada satu rekor yang terpecahkan di Liga Champions, yakni rekor kartu kuning terbanyak. Rekor ini jatuh pada Sergio Ramos yang bermain untuk klub Real Madrid. Usai Real Madrid berhadapan dengan AS Roma, Sergio Ramos menjadi pemain dengan torehan kartu kuning terbanyak pada kompetisi Liga Champions.

 

Real Madrid menjamu AS Roma pada pertandingan pertama babak penyisihan Grup H Liga Champions. Pada pertandingan tersebut Real Madrid sukses meraih poin penuh dengan total raihan tiga gol tanpa balas.

 

Sebelumnya, sang mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dihadiahi kartu merah oleh wasit ketika Juventus berhadapan dengan Valencia, kali ini kartu merah juga datang dari pemain Real Madrid yang bernama Sergio Ramos. Pada pertandingan melawan AS Roma, Ramos mendapatkan kartu kuning ke 37 nya di kompetisi Liga Champions setelah melanggar Steven N’Zonzi.

 

Seperti yang kita tahu, Ramos memang identik dengan gaya bermain yang keras dan kasar. Ia sering melakukan pelanggaran akibat permainannya yang keras. Tidak jarang juga Ramos dihadiahi kartu, mulai dari kartu kuning hingga kartu merah.

 

Kartu kuning yang didapatkan Ramos terjadi di menit ke 23. Dengan didapatkannya kartu kuning tersebut, Sergio Ramos sudah mengoleksi 43 kartu kuning di Liga Champions. Rekor ini merupakan rekor terbaru dan melebihi rekor sebelumnya yang pernah di raih oleh Paul Scholes yang bermain untuk Manchester United. Pada saat itu, Scholes mendapatkan perolehan 35 kartu kuning pada kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

Benzema: Madrid Bisa Jadi Juara Meski Tanpa Ronaldo

Benzema: Madrid Bisa Jadi Juara Meski Tanpa Ronaldo

Tidak bisa dipungkiri, sosok Cristiano Ronaldo dianggap sebagai jimat kesuksesan Real Madrid dalam kompetisi Liga Champions selama tiga musim terakhirn. Namun setelah kepergian Ronaldo ke Juventus, banyak pihak yang mempertanyakan nasib Real Madrid dalam kompetisi bergengsi tersebut. Karim Benzema selaku penggawa Real Madrid tetap optimis dan yakin Real Madrid dapat kembali meraih gelar juara di musim ini.

 

 

Kontribusi sang mega bintang Ronaldo pada musim kemarin memang sangat besar. Meskipun ia gagal mencetak gol pada laga final kontra Liverpool, namun raihan golnya selama kompetisi berlangsung sangat impresif.

 

 

Meski Ronaldo sudah tidak ada, kepercayaan Karim Benzema terhadap performa Real Madrid tidak berkurang sedikitpun. Benzema malah sangat optimis Real Madrid bisa kembali meraih gelar juara meski tanpa kehadiran Ronaldo.

 

 

“Semua tahu kompetisi ini adalah kompetisi kasta tertinggi, setiap pertandingan yang dijalani sangatlah penting. Real Madrid adalah klub terbesar dan terbaik di dunia, itu berarti kami harus sukses setiap tahunnya.”

 

 

 

“Ada banyak rival yang kuat, tapi kalau kalian bertanya siapa klub terkuat, maka kami akan menjawab Real Madrid.”

 

 

“Kami akan menjamu AS Roma, pertandingan kandang pertama akan selalu penting. Kami akan mencoba untuk menguasai bola dan mendapatkan ritme permainan kami.”

 

 

“Roma adalah tim yang kuat dan apik, kami harus fokus dan mengerahkan segalanya untuk bisa menang pada pertandingan nanti.”