Review Pertandingan Piala AFF: Indonesia 4 – 0 Kamboja

Review Pertandingan Piala AFF: Indonesia 4 - 0 Kamboja

Timnas Indonesia U-16 melanjutkan perjalanan di kompetisi Piala AFF setelah menumbangkan Kamboja dengan skor 4 – 0. Pertandingan tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Delta pada hari Senin 6/8 malam WIB.

 

Dari total empat gol yang diraih oleh Indonesia, tiga gol diantaranya disumbangkan oleh Amiruddin Bagus Kahfi sedangkan satu sisanya ditorehkan oleh Rendy Juliansyah. Dengan raihan kemenangan ini, Garuda Asia melanjutkan perjalanan di Piala AFF dengan torehan 15 poin.

 

Memasuki babak pertama, pemain yang diturunkan oleh Fachri Husaini terlihat berbeda. Hanya ada nama Bagus Kahfi dan Fajar Fathur Rahman yang biasa ia mainkan, sisanya adalah pemain baru. Meski pemain yang dimainkan bukanlah pemain utama, tetapi performa yang ditunjukkan sangat apik.

 

Peluang pertama Indonesia hadir pada menit ke-12. Rendy sukses memaksimalkan bolah muntah yang tercipta dari tendangan bagus ke arah gawang Kamboja. Sontekan yang dilakukan oleh Rendy berhasil merobek gawang Kamboja, skor 1 – 0 bagi Indonesia.

 

 

Susunan Pemain

 

 

Belum puas dengan 1 skor tadi, Indonesia kembali menorehkan skor di papan skor pada menit ke 20 melalui tendangan Bagus. Kong Pheaktra yang menjadi penjaga gawang Kamboja tidak dapat mengatisipasi tendangan tersebut, skor 2 – 0 bagi Indonesia.

 

Melihat keunggulan yang ada, Indonesia semakin bermain agresif, peluang emas ketiga tercipta pada menit ke-34. Umpan manis yang diberikan oleh Hamsa Lestahulu berhasil dimaksimalkan oleh Bagus, skor 3 – 0 bagi Indonesia.

 

Memasuki babak kedua, tempo permainan yang ditunjukkan Indonesia tidak menurun. Indonesia yang sudah unggul tiga angka kembali menggebrak lapangan pada menit awal babak kedua. Bagus kembali mecetak gol melalui titik putih, tendangan keras yang dilesatkan tidak dapat dibendung oleh Kong Pheaktra dan gol ketiga bagi bagus pun tercipta ! Skor 4 – 0 bagi Indonesia.

 

Ketertinggalan empat angka membuat Kamboja mengganti taktik, kali ini mereka menggunakan formasi bertahan dan tidak terlihat aktif dalam melakukan penyerangan. Meski ada beberapa peluang yang terjadi, tidak ada satupun yang terkonversikan menjadi gol. Pertandingan ditutup dengan skor 4 – 0.