Arsip Tag: Premier League

Klopp Jelaskan Mengapa Tak Jadikan Henderson Starter

Klopp Jelaskan Mengapa Tak Jadikan Henderson Starter

Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool menjelaskan alasan mengapa ia tidak memainkan Jordan Hendersen sejak awal pertandingan saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur.

 

Pada pertandingan yang digelar di Wembley ini, Klopp memang memutuskan untuk mencadangkan Henderson. Sang pemain baru dimasukkan ke lapangan pada menit ke 74 dan menggantikan posisi Roberto Firmino.

 

Justru klopp lebih memilih untuk memainkan Naby Keita sebagai pemain starter pada pertandingan tersebut. Hal ini juga dilakukan pada tiga pertandingan di musim ini.

 

Seperti yang kita ketahui, Liverpool hingga saat ini sudah mencatatkan hasil yang cukup impresif, dimana mereka berhasil menyikat habis 5 kemenangan dalam lima pertandingan perdana mereka di musim ini. Klopp lantas memberikan alasan mengapa ia mencadangkan Henderson pada pertandingan tersebut.

 

“Kami masih membutuhkan sosok Henderson hingga akhir musim ini, itu sebabnya saya mencadangkan dirinya. Ia masih harus beradaptasi dengan intensitas,” buka Klopp kepada pihak Sky Sports.

 

“Henderson harus memulihkan kondisinya sebelum dimainkan sebagai starter.”

 

Setelah meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur, Liverpool masih harus menjalani laga yang berat dimana mereka akan dihadapkan dengan PSG pada kompetisi Liga Champions di tengah pekan ini.

 

Seperti yang kita ketahui, Liverpool merupakan finalis Liga Champions pada musim lalu. Sayangnya mereka harus tumbang atas Real Madrid karena blunder yang dilakukan oleh kiper mereka, Lloris Karius. Meski begitu, mereka masih menjadi tim yang difavoritkan untuk menjadi juara pada musim ini.

Merson: Kane Bukan Kelelahan, Ia Memang Sedang Tampil Buruk !

Merson: Kane Bukan Kelelahan, Ia Memang Sedang Tampil Buruk !

 

Salah satu analis sepakbola yang cukup ternama, Paul Merson angkat bicara terkait performa yang ditunjukkan Harry Kane bersama Tottenham. Merson juga membandingkan kondisi yang dialami Kane dan juga Eden Hazard pasca Piala Dunia Rusia 2018 kemarin.

Banyak yang beranggapan bahwa penurunan performa yang ditunjukkan Harry Kane terjadi akibat kelelahan pasca Piala Dunia dan juga pertandingan internasional. Namun menurut Merson, hal itu tidak benar adanya.

 

Ia membandingkan Kane dengan sosok Hazard yang justru dapat menunjukkan performa yang gemilang bersama Chelsea pada awal musim Premier League tahun ini.

 

Merson beranggapan bahwa penurunan performa yang ditunjukkan Kane merupakan hal yang biasa terjadi. Ia menganggap bahwa naik dan turunnya performa seorang pemain memang sering terjadi, bukan saja karena kekalahan.

 

“Jika kita lihat performa Hazard, apa ada perdebatan mengenai kelelahan seperti yang kalian debatkan pada performa Kane ? Tidak bukan ?,” buka Merson kepada pihak Skysports.

 

“Terkadang seorang pemain bisa tampil tidak maksimal. Banyak yang mengatakan itu terjadi karena kekalahan, namun satu hal yang harus kalian tahu, setiap pemain sepakbola pasti pernah mengalami hal ini. Tidak ada pemain yang terus tampil gemilang di setiap pertandingan.”

 

“Kane hanyalah manusia biasa, sama seperti kita. Ia hanya perlu waktu untuk kembali beradaptasi dengan permainan timnya. Tidak semua hal berkaitan dengan kelelahan. Kita bisa melihat Hazard yang tampil impresif, padahal Hazard menjalani musim yang sama dengan Kane.”

 

“Dia hanya belum mencapai titik terbaiknya. Ia perlu lebih percaya diri menghadapi ini semua. Standart yang ia tetapkan sangatlah tinggi, tetapi kita harus percaya Kane akan kembali menunjukkan permainan yang impresif kedepannya.”

Kewell: Alisson Akan Belajar Dari Blundernya

Kewell: Alisson Akan Belajar Dari Blundernya

Alisson Becker selaku kiper anyar Liverpool memang menjadi sorotan setelah melakukan blunder pada pertandingan melawan Leicester di kompetisi Premier League kemarin. Meski melakukan blunder yang sangat fatal, Liverpool tetap berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan agregat skor 2 – 1.

 

Berkat kesalahan tersebut, catatan clean sheet sang kiper di klub Liverpool harus berakhir. Padahal performanya pada pertandingan sebelumnya sangat impresif. Tidak sedikit yang melayangkan pujian kepada sang pemain berkat kelihaiannya dalam menyelamatkan gawang dari ancaman lawan.

 

Harry Kewell selaku mantan pemain Liverpool menjelaskan bahwa hal semacam itu sudah sering ia temui didalam dunia sepakbola. Menurutnya blunder semacam itu adalah hal yang wajar. Namun yang paling penting adalah niat untuk berubah dan memperbaiki diri agar kedepannya tidak melakukan kesalahan yang sama.

 

Kewell juga melayangkan pujian kepada Becker dengan mengatakan bahwa sosok Becker nantinya bisa menjadi kiper terbaik di kompetisi Premier League.

 

Menurutnya, kesalahan tersebut bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Bahkan sang pelatih, Jurgen Klopp juga tidak mempermasalahkan hal tersebut.

 

“Alisson Becker punya kualitas untuk menjadi kiper terbaik di Premier League. Saya melihat Klopp juga memberikan kesempatan bagi Alisson untuk melakukan kesalahan. Ia ingin pemainnya bisa belajar dan mengatasi hal tersebut di kemudian hari.”

 

“Pada pertandingan sebelumnya, kita bisa melihat seperti apa kualitas yang dimiliki oleh Alisson Becker. Kepercayaan diri yang ia punya sangat tinggi dan itu bagus, ia bisa menjaga clean sheet dengan kepercayaan diri seperti itu.”

 

Alisson Becker Marah Pada Diri Sendiri Akibat Buat Blunder

Alisson Becker Marah Pada Diri Sendiri Akibat Buat Blunder

Alisson Becker merupakan pemain penjaga gawang yang baru saja didatangkan oleh Liverpool. Pada tiga pertandingan awal yang ia mainkan, Alisson berhasil menunjukkan permainan yang sangat impresif. Ia bahkan berhasil mencatatkan clean sheet pada tiga pertandingan tersebut.

 

Namun pada pertandingan Liverpool melawan Leicester yang digelar pada tanggal 1/9/2018 kemarin, ia akhirnya kebobolan. Bahkan kebobolan gol yang terjadi diakibatkan blunder yang ia lakukan. Pada pertandingan yang diadakan di King Power Stadium tersebut, kesalahan yang dilakukan oleh Alisson memang sangat fatal.

 

Jika kita melihat permainannya selama tiga pertandingan sebelumnya, performa yang dipertontonkan oleh Alisson memang mengundang decak kagum. Ia bahkan pernah memamerkan aksinya dengan melakukan chip bola saat berhadapan dengan Brighton.

 

Tampaknya Alisson ingin kembali memamerkan kemampuannya saat berhadapan dengan Leicester. Kali ini Alisson ingin mengakali Kelechi Iheanacho yang menjadi pemain penyerang Leicester.

 

Naasnya, Iheanacho justru berhasil merebut bola dari Alisson lalu mengumpankan bola tersebut kepada Rachid Ghezzal. Bola yang diumpankan tersebut berbuah manis bagi Leicester. Meski mencetak gol, Liverpool tetap berhasil menang dengan skor 2 – 1.

 

Melihat blunder yang ia lakukan, Alisson merasa marah dan kecewa dengan dirinya sendiri. Ia mengaku menyesal telah membuat kesalahan pada pertandingan tersebut. Ia bahkan mengaku merasa bersalah karena telah menempatkan timnya pada situasi yang buruk.

 

Tidak sampai itu saja, Alisson menjelaskan bahwa kesalahan yang ia buat sangat berpengaruh kepada keseluruhan tim, oleh karena itu ia akan berusaha lebih baik lagi pada pertandingan selanjutnya dan akan berusaha untuk tidak melakukan blunder lagi dikemudian hari.

Lukaku Dikritik Setelah Gagal Cetak Gol

Romelu Lukaku selaku penyerang dari klub Manchester United menuai kritikan pedas setelah gagal mencetak gol dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Pada pertandingan kandang tersebut, Manchester United lagi-lagi menelan kekalahan pahit dengan skor 3 – 0. Kekalahan tersebut tentunya membuat Manchester United kehilangan momentum.

 

Pada pertandingan sebelumnya, Manchester United juga harus kalah atas Brighton. Seharusnya pada pertandingan kandang ini, Manchester United bisa kembali meraih momentum, namun mereka justru kembali melanjutkan tren negatif, bahkan kekalahan mereka atas Tottenham bisa dibilang kekalahan yang sangat pahit, bertanding di kandang tanpa bisa mencetak satupun gol tentu membuat para fans kecewa.

 

Gary Neville selaku mantan pemain United mengaku kasihan pada sosok Lukaku. Neville menjelaskan bahwa peluang yang tercipta itu adalah peluang yang sulit. Ia juga mengatakan bahwa sang pemain akan sulit mencetak gol dari sudut seperti itu.

 

“Peluang terbesar di menit awal adalah peluang yang didapatkan oleh Lukaku. Peluang itu terbuka karena pemain Tottenham melakukan kesalahan sehingga pemain United dapat menerobos masuk,” ungkap Neville kepada pihak Express.

 

“Danny Rose yang melakukan kesalahan, dia tidak melihat sekitar dan gagal menendang bola dengan baik.”

 

“Lukaku memang mendapatkan peluang mencetak gol, namun itu adalah sudut yang sulit. Saya pun bisa gagal dalam mengeksekusi bola seperti itu.”

 

“Jika kita melihat dari layar kaca, mungkin itu adalah peluang yang mudah, namun nyatanya tidak seperti itu,” tutup Neville.

 

Gundogan Komplain Terkait Performa Wasit Selama Pertandingan

Gundogan Komplain Terkait Performa Wasit Selama Pertandingan

Hasil imbang yang diraih Manchester City atas Wolverhampton pada pertandingan pekan kedua kompetisi Premier League musim ini memang cukup mengejutkan. Wolverhampton sendiri merupakan tim kelas bawah, banyak yang terkejut dengan hasil imbang ini. Ilkay Gundogan selaku pemain gelandang Manchester City lantas menyalahkan kinerja wasit atas raihan imbang tersebut.

 

Jika kita melihat hasil imbang tersebut, tentunya raihan itu menjadi pukulan tersendiri bagi Manchester City. Pasalnya Wolverhampton merupakan tim promosi, bisa dibilang kekalahan mereka mirip dengan kekalahan Manchester United atas Brighton.

 

Pertandingan antara Manchester City melawan Wolverhampton digelar di Molineux Stadium. Sebenarnya City sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol yang dicetak Willy Boly di menit ke 57. Pada menit ke 69, pasukan Josep Guardiola berhasil menyamakan kedudukan melalui Aymeric Laporte.

 

Wasit Penampil Buruk

 

Gol yang dicetak oleh Willy Boly menuai banyak kontroversi, pasalnya sang pemain terlihat melakukan handsball sebelum gol itu terjadi. Tidak hanya sampai disitu saja, Seharusnya Manchester City mendapatkan hadiah pinalti setelah David Silva didorong oleh Ruben Neves dia area kotak terlarang.

 

Ketika ditanya mengenai performa Martin Atkinson selaku wasit pada pertandingan tersebut, Gundogan tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap kinerja wasit.

 

“Kinerja wasit pada pertandingan itu sangat buruk ! Karena itu kami harus kehilangan dua poin,” ungkap Gundogan kepada pihak Manchester Evening News.

 

“Dua kesalahan fatal dilakukan oleh wasit, pertama adalah handsball dan kedua adalah pelanggaran pemain Wolverhampton.

.

Berkat hasil imbang tersebut, Manchester City harus puas di peringkat keempat klasemen, tertinggal dari Liverpool yang menduduki posisi puncak dan Chelsea yang menduduki posisi kedua.

Pedro Lanjut Kontrak Hingga 2020

Pedro Lanjut Kontrak Hingga 2020

Tim biru Inggris, Chelsea sukses untuk mempertahankan salah satu striker mereka yaitu Pedro Rodriguez yang bersedia melanjutkan kontrak hingga tahun 2020 nanti, dan melihat hal ini sang manager baru Chelsea yaitu Maurizio Sarri turut senang striker tersebut berkesempatan bermain dibawah komandonya nanti.

 

Sesuai catatan bahwa pedro bergabung bermain di Stamford Bridge sejak musim 2015/16 lalu ketika didatangkan dari klub raksasa Spanyol yaitu Barcelona dengna harga yang harus ditebus adalah sebesar 30 juta Euro.

 

Kedatangan pemain kelahiran 1987 ini menuju ke Chelsea saat ini sudah menunjukkan penampilan cukup memuaskan sebagai starter di Chelsea, dimana sudah ada 31 laga Premier League di musim 2017/18 yang lalu dan 4 gol disumbangkannya untuk klub serta 1 gol di kompetisi Liga Champions.

 

Image result for pedro chelsea

 

Sarri menyebutkan bahwa penyerangnya tersebut masih bisa lebih baik dan memuaskan lagi, pelatih yang baru saja bergabung tersebut menyebutkan bahwa Pedro adalah sosok penting dari strateginya untuk Chelsea ketika akan berlaga di musim panas ini.

 

“Dia adalah sosok yang penting bagi kami saat ini, saya cukup senang dia akan disini untuk beberapa musim lagi dibawah arahan saya. Pedro punya permainan dan teknik yang tinggi sebagai pemain utama kami dan ini membuat saya bahagia.” ujar Sarri pada Sky Sports.

 

“Kami saat ini masih mencari pemain kembali yang bisa semakin memperkuat lini skuad dan sudah ada beberapa yang bisa mengisi posisi tersebut seperti Jorginho akan tetapi saat ini Fabregas sedang mengalami cedera untuk beberapa waktu meski tidak terlalu serius untuk itu sementara tidak bisa dimainkan.” lanjut mantan pelatih Napoli tersebut.

Sedang Bad Mood, Mourinho Hanya Layani Pers Selama 4 Menit !

Sedang Bad Mood, Mourinho Hanya Layani Pers Selama 4 Menit !

Jika melihat suasana yang ada pada ruang ganti Manchester United, mungkin hal yang paling terlihat adalah ketidakharmonisan antara para pemain dan juga pelatihnya, Jose Mourinho. Bagaimana tidak, Manchester Untited memulai musim dengan cukup payah, dimana mereka harus menang dengan susah payah atas Leicester City dan kalah dengan skor 3 – 2 atas Brighton.

 

Masa kelam Manchester United tidak hanya berhenti sampai disitu saja, Jose Mourinho juga gagal membawa pemain anyar ke Old Trafford pada bursa pemain musim ini. Ia hanya berhasil mendatangkan beberapa pemain muda seperti Diogo Dalot dan juga Lee Grant. Untungnya Mourinho berhasil mendatangkan satu pemain top, yakni Fred.

Jose Mourinho memang sedang menjadi sorotan publik sepakbola dunia, pasalnya ia sudah berada tiga musim bersama Manchester United dan belum ada raihan hasil yang positif selama ia mengasuh skuat United. Ia juga memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Paul Pogba.  Kritikan yang dilayangkan Mourinho bahkan dilakukan secara terang-terangan. Melihat hal ini, posisi Mourinho di United sedang dipertanyakan.

 

Skuat United juga akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di kandang. Pada pertandingan ini, Manchester United memiliki kesempatan untuk kembali mengambil momentum. Banyak spekulasi yang mengatakan jika United kalah pada pertandingan kandang ini, maka karir Mourinho akan tamat di United.

 

Menurut lansiran yang dikeluarkan pihak BBC dan juga Independent, Mourinho bahkan tidak bersemangat dan terkesan tidak ingin menjawab setiap pertanyaan yang dilayangkan oleh media. Bahkan sesi tanya jawab tersebut hanya berlangsung beberapa menit saja, padahal biasanya sesi tanya jawab semacam ini akan berlangsung paling tidak 30 menit lamanya.

 

“Saya tidak tahu apa yang sudah kalian tulis di media. Jangan tanya hal itu pada saya, saya tidak membacanya. Saya bukan sosok yang tepat untuk menjawab pertanyaan kalian.”

 

Saat ditanya mengenai hubungannya dengan Woodward, Mourinho bahkan menjawabnya dengan sangat singkat.

 

“Tidak ada masalah dengan Woodward.”

 

Sesi tanya jawab ini hanya berlangsung selama 4 menit 19 detik saja. Ada beberapa pertanyaan yang bahkan tidak bisa dijawab oleh Mourinho. Apakah karir Mourinho di United akan benar-benar tamat ?

Shearer: Emery Harus Berani Keluarkan Ozil !

Shearer: Emery Harus Berani Keluarkan Ozil !

Alan Shearer selaku legenda Premier League menjelaskan bahwa Arsenal harus berani mengambil langkah jika ingin menjadi penantang di kompetisi Premier League musim ini. Shearer juga mengatakan bahwa permasalahan utama yang ada di Arsenal ada pada diri Mesut Ozil.

 

Tidak bisa kita pungkiri, performa Ozil belakangan ini terus menurun. Bahkan ia menjadi bahan cacian ketika Jerman kalah pada kompetisi Piala Dunia 2018 kemarin. Akibatnya ia memutuskan untuk pensiun dari timnas Jerman. Banyak pro dan kontra terkait keputusannya tersebut.

 

Shearer mengambil sample dari pertandingan dimana Arsenal dihadapkan dengan Chelsea kemarin. Pada saat itu, Unai Emery berani mengambil keputusan untuk mengeluarkan Ozil pada menit ke 68. Shearer menilai tindakan tersebut adalah tindakan yang sangat tepat. Ia mengatakan bahwa Emery harus berani mengganti Ozil jika memang performanya di lapangan itu buruk. Jika mereka tidak berani melakukan hal tersebut, bisa jadi mereka akan gagal menjadi penantang di kompetisi musim ini.

 

“Emery memiliki masalah besar, ia masih belum bisa memaksimalkan kemampuan Ozil. Keputusannya untuk menarik keluar Ozil pada menit ke 68 adalah keputusan yang berani dan itu memang harus dilakukan,” ungkap Shearer seperti dilansir pihak Express.

 

“Ozil tidak melakukan apapun pada pertandingan kemarin. Ia memang harus dikeluarkan. Dia hanya menumpang pada pertandingan itu.”

 

“Emery sempat memberikan pujian sebelum musim dimulai, namun saya rasa itu hanya sebagai motivasi agar Ozil bisa menunjukkan performa terbaiknya.”

“Saat ini mereka sudah ketinggalan jauh, berjarak 6 poin dari rival mereka. Jika hal ini tidak dibenahi, saya rasa mereka akan mustahil mengejar ketertinggalan ini.”

 

 

Pogba Akui Kekalahan United Memang Layak Diterima

Pogba Akui Kekalahan United Memang Layak Diterima

Pada pertandingan pekan kedua Premier League, klub raksasa Inggris, Manchester United harus bertandang ke markas Brighton Albion. Pada pertandingan tersebut, Manchester United harus bertekuk lutut dihadapan tuan rumah dengan skor tipis 3 – 2.

 

Paul Pogba selaku penggawa Manchester United mengakui bahwa kekalahan yang diterima timnya tersebut memang pantas, menurutnya rasa haus akan kemenangan United jauh lebih rendah ketimbang Brighton.

 

Sebenarnya Manchester United mengawali musim dengan cukup baik, pada pertandingan pertama mereka melawan Leicester City, mereka berhasil menumbangkan Leicester dengan skor 2 – 1. Namun hal yang cukup mengejutkan terjadi, pasalnya Brighton bukanlah tim besar seperti Liverpool maupun Manchester City, mereka hanya tim kecil yang memiliki komposisi pemain yang tidak lebih baik ketimbang United.

 

Salahkan Diri Sendiri

 

Melihat hal ini, banyak yang kecewa dengan hasil yang diraih oleh United. Bahkan tidak sedikit yang melayangkan kritikan karena pertandingan tersebut. Paul Pogba pun tidak menampik hal tersebut dan mengatakan timnya memang pantas menelan kekalahan tersebut.

 

“Kami harus kalah dan kami pantas mendapatkannya. Kami tidak pantas untuk menang pada pertandingan kemarin,” ungkap Pogba seperti dilansir pihak Sky Sports.

 

“Kami tidak memiliki sikap yang baik ! Kami bermain seperti tidak ingin mengalahkan mereka. Mental yang kami tunjukkan bukanlah mental pemenang.”

 

“Sikap yang saya tunjukkan selama pertandingan itu tidak tepat. Kami tidak mencoba lebih keras, mereka memang pantas menang. Mereka haus akan kemenangan dan kami tidak. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kami.”

Meski Arsenal Kalah, Emery Tetap Merasa Gembira

Meski Arsenal Kalah, Emery Tetap Merasa Gembira

Arsenal harus mengawali awal musim Premier League mereka dengan berat, pasalnya pada dua pertandingan pertama yang dijalani, Arsenal harus puas dengan kekalahan. Pada pertandingan melawan Chelsea kemarin, mereka harus bertekuk lutut dihadapan Chelsea. Dua gol yang dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan dan juga Alex Iwobi tampaknya belum cukup untuk mengantarkan Arsenal kepada kemenangan di Stamford Bridge.

 

Pertandingan sejatinya berjalan cukup imbang dan menarik. Arsenal yang berada dibawah pemimpin baru mereka, Unai Emery masih terlihat ingin mencari ritme yang tepat, sedangkan Chelsea yang dilatih oleh Maurizio Sarri juga tampaknya sedang melakukan hal yang sama dengan Arsenal.

 

Tentunya kekalahan atas Chelsea ini menambah luka mereka, pada pertandingan perdana mereka melawan Manchester City, mereka juga harus menelan kekalahan dengan skor 2 – 0.

 

Emery yakin Arsenal akan bangkit, memang kemenangan itu adalah hal yang penting. Tetapi ada hal lain yang juga harus diperhatikan.

 

“Memang kemenangan itu sangatlah penting dan kami meraih hasil yang buruk kemarin. Kami ingin menang, tetapi kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dan itu bagus.”

“Di babak pertama, kami berhasil membuat banyak peluang, namun pada babak kedua kami gagal mempertahankan skor dan memberikan lawan kesempatan untuk mencetak angka. Tetapi saya melihat mereka tampil dengan cukup baik di lapangan.”

 

“Tapi saya tetap merasa senang dengan hasil ini, dengan performa para pemain meski kami harus kalah. Tetapi kami akan berusaha untuk lebih baik lagi kedepannya.”

Prediksi Premier League: Liverpool Jamu West Ham 12 Agustus 2018

Prediksi Premier League: Liverpool Jamu West Ham 12 Agustus 2018

Pada hari Minggu 12/8 nanti, Liverpool akan menjamu West Ham pada kompetisi Premier League 2018/19. Pertandingan ini tentunya akan menjadi pertandingan yang menyulitkan bagi West Ham, pasalnya jika dilihat dari atas kertas, pasukan Liverpool memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari mereka. Liverpool juga menjadi klub yang difavoritkan menjadi juara pada musim ini.

 

Seperti yang kita tahu, Liverpool tampil dengan apik pada musim kemarin, terlebih lagi di Liga Champions, dimana mereka berhasil mencapai babak final meski pada akhirnya harus dikalahkan oleh Real Madrid.

 

Namun itu cerita lama, saat ini Liverpool juga sudah mendatangkan beberapa pemain anyar untuk memperkuat skuat mereka. Kita sebut saja Alisson Becker yang akan menjaga gawang Liverpool. Untuk lini penyerangan, Jurgen Klopp tampaknya akan menurunkan Mohamed Salah, Roberto Firmino serta Sadio Mane yang dipercaya dapat memberikan kontribusi nyata pada pertandingan ini.

 

Untuk barisan pertahanan, sebenarnya ada sedikit masalah dimana Dejan Lovren masih diragukan untuk tampil, belum lagi Joel Matip yang saat ini sedang berkutat dengan cedera. Melihat kekosongan dalam lini pertahan tersebut, Joe Gomez dan Virgil Van Dijk mungkin akan dipercaya oleh Klopp untuk menjadi benteng pertahanan Liverpool.

 

Jika melihat kondisi Trent Alexander-Arnold, tampaknya ia juga sudah cukup bugar untuk memulai pertandingan sebagai pemain starter, namun Jordan Henderson harus memulai musim ini dari bangku cadangan. Memang cukup disayangkan.

 

Sedangkan dari pihak West Ham, tampaknya Manuel Pellegrini belum dapat menurunkan Winston Reid, Manuel Lanzini serta Andy Carroll. Pasalnya ketiga pemain tersebut sedang mengalami cedera sehingga Pellegrini hanya bisa memainkan beberapa pemain kuncinya seperti Lukasz Faianski, Felipe Anderson, Andriy Yarmolenko serta Jack Wilshere.

 

Prediksi skor untuk pertandingan Liverpool melawan West Ham :

 

Jika dilihat dari komposisi yang ada serta performa pada pertandingan musim kemarin, Liverpool memang masih difavoritkan untuk menjadi juara. Kemungkinan pertandingan ini akan dimenangkan oleh Liverpool dengan skor 3 – 0.

 

Jose Mourinho Ungkap Alasan Pogba Jadi Kapten United

Jose Mourinho Ungkap Alasan Pogba Jadi Kapten United

Jose Mourinho selaku pelatih Manchester United memberikan penjelasan terkait keputusannya untuk menjadikan Paul Pogba sebagai kapten dari Manchester United.

 

Pada pertandingan perdana mereka di kompetisi Premier League melawan Leicester kemarin, Paul Pogba memang mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih. Pada pertandingan tersebut, Paul Pogba terlihat mengenakan ban kapten. Hal ini dilakukan Mourinho dikarenakan Antonio Valencia masih absen karena cedera.

 

Performa yang ditunjukkan Pogba di lini tengah pada pertandingan melawan Leicester kemarin memang terbilang apik. Ia bahkan memberikan satu kontribusi gol bagi United pada pertandingan tersebut.

 

Melihat performa apiknya tersebut, Jose Mourinho mengatakan bahwa sosok Pogba memang cocok untuk mengenakan ban kapten dan memimpin laju tim Manchester United. Tidak dapat dipungkiri, Mourinho juga pernah menjadikan Pogba sebagai kapten pada musim kemarin.

 

Memang Layak

 

“Musim ini sebenarnya Antonio Valencia yang menjadi kapten, tetapi kalian bisa melihat bahwa Antonio belum bisa bergabung bersama kami karena cedera. Paul Pogba merupakan pilihan terbaik untuk mengisi posisi tersebut. Ia sudah berhasil melakukan tugas dengan baik pada pertandingan kemarin.”

 

“Ini adalah musim ketiga Pogba di United. Ia dibentuk di akademi klub dan dia sudah sangat paham bagaimana kondisi tim ini. Dia selalu bersama-sama dengan rekan timnya di kamar ganti. Ia mampu menjadi teladan kepada rekan timnya, terlebih lagi di pertandingan melawan Leicester kemarin. Ia layak menjadi seorang kapten.”

 

Sebenarnya Pogba nyaris tidak dimainkan pada pertandingan melawan Leicester. Pasalnya ia baru saja kembali dari masa liburan pasca Piala Dunia 2018. Namun Mourinho memberikan kepercayaan lebih kepada dirinya sehingga ia akhirnya dimainkan pada pertandingan melawan Leicester.

 

Prediksi Premier League: Manchester United Vs Leicester City 11 Agustus 2018

Prediksi Premier League: Manchester United Vs Leicester City 11 Agustus 2018

Manchester United akan berhadapan dengan Leicester City pada kompetisi Premier League 2018/19 pada hari Sabntu 11/8 esok. Nantinya kedua tim yang akan bertanding akan menurunkan komposisi pemain terbaik mereka meski banyak pemain inti mereka yang akan absen.

 

Romelu Lukaku, Marcus Rashford serta Phil Jones memang kembali lebih cepat setelah menjalani liburan pasca pertandingan di Piala Dunia 2018. Meski begitu, tampaknya hanya Rashord saja yang siap untuk dimainkan menjadi pemain starter oleh Jose Mourinho.

 

Sementara itu Jose Mourinho tampaknya juga tidak akan menurunkan Paul Pogba, Jessde Lingard, Marouane Fellaini serta Ashley Young. Pasal keempat pemain tersebut masih menjalani proses recovery. Tidak hanya mereka saja yang akan absen, Nemanja Matic, Antonio Valencia, Diogo Dalot dan juga Marcos Rojo juga harus absen akrena mendapatkan cedera pada pertandingan pembuka kemarin.

 

Meski Eric Bailly dan Ander Herrera mendapatkan cedera pada laga pramusim kemarin, namun mereka diprediksikan sudah kembali fit dan dapat bermain penuh pada pertandingan melawan Leicester City.

 

Leicester tampaknya juga memiliki kondisi yang tidak begitu bagus, pasalnya Jamie Vardy dan Harry Maguire tidak akan menjadi pemain starter pada pertandingan tersebut. Hal ini juga sudah dikonfirmasikan secara langsng oleh Claude Puel. James Maddison juga diragukan untuk tampil pada pertandingan melawan Manchester United karena mengalami cedera pada pertandingan pramusim.

 

Head to Head Manchester United Vs Leicester City ( Premier League ) :

Dari 24 pertandingan yang dijalani oleh kedua tim, Manchester City berhasil meraih 15 kemenangan, 7 imbang dan 2 kekalahan dengan total torehan gol sebanyak 54 gol, sedangkan Leicester berhasil menyarangkan gol sebanyak 21 gol.

 

Prediksi skor Manchester United Vs Leicester City:

Manchester City 1 – 1 Leicester City

 

Leicester City Gandakan Gaji Tuk Pertahankan Harry Maguire

Leicester City Gandakan Gaji Tuk Pertahankan Harry Maguire

Sepertinya Leicester City masih belum mau kehilangan sosok Harry Maguire. Bahkan mereka berani menggandakan gaji sang pemain agar tidak hengkang dan pindah ke Manchester United. Tentunya ini langkah yang berani, tidak banyak klub yang memutuskan untuk menggandakan gaji pemain hanya demi mempertahankan pemain, contohnya saja Cristiano Ronaldo yang akhirnya pindah ke Juventus karena permintaan kenaikan gajinya tidak disetujui oleh klub.

 

Hal ini memang bukan menjadi rahasia publik lagi. Jose Mourinho memang memiliki ketertarikan dengan sang pemain dan terus berusaha untuk mendatangkannya ke Old Trafford. Bahkan Mourinho ingin menjual Marcos Rojo untuk mendatangkan Harry Maguire.

 

Mourinho sendiri mengaku bahwa gaya bermain Harry Maguire sangat cocok dengan skema permainan yang sudah ia susun untuk musim depan. Berbagai cara sudah dilakukan oleh Mourinho demi mendatangkan sang pemain.

 

 

Harga Super Mahal

 

 

Menurut laporan yang dilansir oleh pihak The Mirror, Leicester City tampaknya masih enggan memberikan Harry Maguire kepada Manchester United. Mereka bahkan menjanjikan kenaikan gaji kepada sang pemain.

 

Harry Maguire sebenarnya bukanlah pemain lama di Leicester, ia baru didatangkan pada musim panas lalu. Semenjak kedatangannya, karir sepakbolanya meroket. Bahkan banyak klub raksasa Inggris yang menaruh minat kepada sang pemain.

 

Karena mampu menunjukkan performa yang apik, ia bahkan dipilih oleh Gareth Southgate untuk membela timnas Inggris pada kompetisi Piala Dunia 2018 kemarin. Meski hanya berhasil menduduki peringkat keempat, tetapi performanya selama kompetisi patut diacungi jempol.

Sebelumnya sang pemain hanya menerima 50.000 Pounds per pekannya, karena Leicester tidak ingin kehilangan sang pemain, mereka akhirnya memutuskan untuk memberikan gaji sebesar 95 ribu Pounds. Jika Manchester United ingin mendatangkan sang pemain, mereka harus rela membayarkan uang sebesar 85 juta Pounds.