Moreno: United Lebih Cocok Singkirkan Morinho Ketimbang Pogba

Moreno: United Lebih Cocok Singkirkan Morinho Ketimbang Pogba

Alejandro Moreno memberikan pandangan mengenai kemunduran Manchester United pada musim ini. Menurutnya sosok yang harus dikeluarkan dari Manchester United bukanlah Paul Pogba, melainkan Jose Mourinho.

Sudah sejak musim lalu hubungan antara Jose Mourinho dengan Paul Pogba tidak akur. Jose Mourinho bahkan dengan gamblang memberikan kritikan pedas secara terbuka kepada Paul Pogba. Banyak media yang menyoroti hubungan antara Mourinho dengan para pemainnya.

 

Permusuhan antara Paul Pogba dan Mourinho semakin memuncak. Bahkan kemarin Mourinho memutuskan untuk melepaskan ban kapten yang dikenakan oleh Paul Pogba. Hal ini semakin menguatkan tekad Pogba untuk segera hengkang dari United.

 

Sayangnya, Moreno beranggapan bahwa sosok yang harus dikeluarkan dari United bukanlah Pogba, melainkan sang pelatih Jose Mourinho.

 

“Sebenarnya mudah, keluarkan Jose Mourinho,” buka Moreno kepada pihak ESPN FC.

 

Moreno menilai tindakan mengkritik pemain di hadapan publik bukanlah tindakan yang tepat. Terlebih lagi untuk tim sekelas Manchester United.

 

“Alasan utama mengapa mereka perlu memberhentikan Mourinho adalah karena ia telah mempermalukan pemainnya di hadapan publik.”

 

“Seorang pelatih tidak boleh melakukan itu kepada pemainnya. Jika ingin memberikan kritik, lakukan di ruang ganti, jangan dihadapan kamera dan publik.”

 

“Mengkritik didepan umum bukanlah tindakan yang tepat. Itu membuat pemain ingin membangkang. Jika itu terus berlanjut, United harus segera memecat Mourinho atau klub ini akan hancur.”

Pogba Beri Pembelaan Untuk Sanchez

Pogba Beri Pembelaan Untuk Sanchez

Pemain bintang Manchester United, Paul Pogba melayangkan belaan kepada rekan setimnya, Alexis Sanchez terkait mandul gol sang pemain. Pogba menjelaskan bahwa Sanchez masih membutuhkan waktu untuk adaptasi dengan tim barunya sehingga belum dapat menunjukkan performa terbaiknya.

 

Sanchez bergabung dengan Setan Merah pada bulan Januari lalu. Ia didatangkan dari klub Arsenal dengan skema pertukaran pemain. Kala itu Sanchez ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan.

 

Pogba percaya Sanchez akan menunjukkan kualitasnya jika diberikan waktu yang cukup untuk bermain dan beradaptasi dengan pemain lainnya.

 

“Kalian harus tahu, Alexis Sanchez adalah pemain yang sangat baik dan ia berjuang dengan sangat keras disini,” buka Pogba kepada Daily Star.

 

Pogba melihat Sanchez masih berusaha untuk menyesuaikan postur tubuhnya dengan gaya permainan yang dimainkan oleh Manchester United.

 

“Dia terus menerus berlatih. Dia juga selalu berusaha untuk memberikan bantuan kepada tim. Terkadang ia membicarakan masalah ini dengan pemain yang ada di klub.”

 

“Cepat atau lambat Sanchez akan terbiasa bermain bersama United. Ketika anda bermain lama untuk satu tim dan anda pindah, anda tidak bisa langsung menyesuaikan diri dengan permainan mereka. Anda perlu waktu untuk beradaptasi.”

 

“Permainannya tidaklah buruk. Kita tahu bagaimana Sanchez bermain. Namun untuk saat ini ia butuh waktu. Saya yakin ia akan bersinar bersama United.”

 

“Sejauh ini, ia berusaha untuk bersikap positif. Meski ia belum berhasil mencetak gol, ia selalu berusaha dan terus belajar mengenai gaya permainan kami dan hal ini sangat melegakan. Sanchez pasti bisa mencetak gol jika sudah menemukan ritme yang pas.”

Foster: De Gea Dapat Diibaratkan Sebagai Messi

Foster: De Gea Dapat Diibaratkan Sebagai Messi

Ben Foster selaku penjaga gawang Watford melayangkan pujian kepada David De Gea. Menurutnya, sosok David De Gea dapat disejajarkan dengan Lionel Messi, namun untuk posisi penjaga gawang.

 

Tidak dapat dipungkiri, De Gea telah menunjukkan permainan yang sangat impresif ketika Manchester United berhadapan dengan Watford. Pada pertandingan tersebut, ia berhasil melakukan penyelamatan yang gemilang sehingga United dapat keluar sebagai pemenang pada pertandingan tersebut.

 

De Gea berhasil mementahkan peluang emas yang didapatkan oleh Toy Deeney. Ia juga berhasil menghadang sundulan yang dilakukan oleh Christian Kabasele menjelang akhir pertandingan.

 

Melihat penyelamatan gemilang yang dilakukan oleh De Gea, Foster pun tidak ragu untuk melayangkan pujian untuk aksi tersebut.

 

Foster menilai bahwa De Gea merupakan kiper tebaik di dunia saat ini. Ia selalu berhasil menyelamatkan gawang United disaat barisan pertahanan United sedang rapuh.

 

“De Gea merupakan “MESSI”nya penjaga gawang. Kita bisa melihat penyelamatan yang ia lakukan selama ini. Tidak ada keraguan akan hal ini. Ia adalah sosok yang briliant saat ini,” buka Foster kepada pihak Fourfourtwo.

 

“Saya melihat bakat yang dimiliki De Gea adalah bakat alami. Tidak semua kiper bisa memiliki bakat itu. Untuk menjadi kiper yang sekelas dengan De Gea, kerja keras saja tidak cukup !. Butuh lebih dari sekedar kerja keras agar bisa disejajarkan dengan dirinya.”

 

Ronaldo Minta Juventus Datangkan Paul Pogba

Ronaldo Minta Juventus Datangkan Paul Pogba

Pemain mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo tampaknya sedang merayu klubnya untuk memboyong pemain Manchester United, Paul Pogba. Jika kita melihat kilas balik, Paul Pogba memang sedang hangat dikabarkan ingin hengkang dari Manchester United karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan Jose Mourinho.

 

Meski Pogba terus menampik akan kabar tersebut, namun ia juga sering memberikan kode ingin segera pindah dari Manchester United.

 

Barcelona juga pernah dikabarkan ingin memboyong Paul Pogba.Namun hingga saat ini tidak terlihat usaha nyata yang dilakukan Barcelona untuk mendatangkan sang pemain.

 

Ronaldo meminta Juventus untuk mendatangkan Pogba karena dirinya yakin Pogba akan memberikan tambahan kekuatan untuk lini serang Juventus. Bahkan dengan adanya Pogba, Ronaldo yakin Juventus dapat meraih gelar juara Liga Champions.

 

Jose Mourinho sendiri tidak ingin kehilangan Paul Pogba. Namun keputusan Mourinho mungkin akan sedikit melunak jika Juventus menyetujui persyaratan yang diajukan oleh Manchester United.

 

Jose Mourinho akan melepaskan Paul Pogba jika pihak Juventus memberikan Dybala sebagai gantinya. Jika Juventus bisa memenuhi persyaratan ini, maka Mourinho kemungkinan besar akan memberikan Paul Pogba.

 

Dybala sendiri memang sudah menjadi pemain yang diincar oleh Jose Mourinho sejak lama. Sayangnya hingga saat ini keinginan Mourinho belum terlaksana. Kesempatan kali ini akan menjadi kesempatan emas bagi Mourinho untuk mendatangkan Dybala ke Old Trafford.

Pogba Tidak Tutup Kemungkinan Bergabung Dengan Barcelona

Pogba Tidak Tutup Kemungkinan Bergabung Dengan Barcelona

Paul Pogba merupakan pemain bintang klub raksasa Inggris, Manchester United. Saat ini Pogba masih memiliki kontrak bermain dengan United, namun ia juga tidak menutup kemungkinan untuk pindah ke klub lain, khususnya Barcelona di masa mendatang nanti.

 

Seperti yang kita ketahui, saat ini Pogba tidak merasa bahagia bersama Manchester United. Banyak rumor yang mengatakan bahwa Pogba akan segera hengkang dari Manchester United karena tidak memiliki hubungan yang baik dengan Jose Mourinho.

 

Jika melihat performa yang ditunjukkan Pogba pada musim kemarin dan juga musim ini, performa yang ditunjukkan memang tidak konsisten sehingga ia kerap dikritik didepan umum oleh Jose Mourinho, hal inilah yang menjadi awal perseteruan antara Pogba dengan Mourinho.

 

Pogba sendiri kerap dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol, Barcelona. Tidak sampai disitu saja, ada kabar yang mengatakan bahwa Mino Riola selaku agen dari sang pemain sudah menawarkan Pogba kepada Barcelona.

 

Barcelona juga tampaknya tertarik untuk mendatangkan Pogba dengan opsi penukaran pemain. Pada penawarannya tersebut, Barcelona bersedia menukarkan Yerry MIna dan Andre Gomes serta tambahan dana sebesar 45 juta pounds untuk mendapatkan Pogba.

 

Sayangnya Barcelona justru batal mendatangkan Pogba dan akhirnya memilih untuk memboyong Arturo Vidal dari klub Bayern Munchen.

 

Pogba sendiri tidak menampik bahwa dirinya ingin hengkang dari klub. Namun untuk saat ini, ia akan fokus bermain untuk United, pasalnya ia masih memiliki kontrak bermain bersama United. Namun kedepannya, ia tidak menutup kemungkinan untuk hengkang dari klub Setan Merah.

Lukaku Dikritik Setelah Gagal Cetak Gol

Romelu Lukaku selaku penyerang dari klub Manchester United menuai kritikan pedas setelah gagal mencetak gol dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Pada pertandingan kandang tersebut, Manchester United lagi-lagi menelan kekalahan pahit dengan skor 3 – 0. Kekalahan tersebut tentunya membuat Manchester United kehilangan momentum.

 

Pada pertandingan sebelumnya, Manchester United juga harus kalah atas Brighton. Seharusnya pada pertandingan kandang ini, Manchester United bisa kembali meraih momentum, namun mereka justru kembali melanjutkan tren negatif, bahkan kekalahan mereka atas Tottenham bisa dibilang kekalahan yang sangat pahit, bertanding di kandang tanpa bisa mencetak satupun gol tentu membuat para fans kecewa.

 

Gary Neville selaku mantan pemain United mengaku kasihan pada sosok Lukaku. Neville menjelaskan bahwa peluang yang tercipta itu adalah peluang yang sulit. Ia juga mengatakan bahwa sang pemain akan sulit mencetak gol dari sudut seperti itu.

 

“Peluang terbesar di menit awal adalah peluang yang didapatkan oleh Lukaku. Peluang itu terbuka karena pemain Tottenham melakukan kesalahan sehingga pemain United dapat menerobos masuk,” ungkap Neville kepada pihak Express.

 

“Danny Rose yang melakukan kesalahan, dia tidak melihat sekitar dan gagal menendang bola dengan baik.”

 

“Lukaku memang mendapatkan peluang mencetak gol, namun itu adalah sudut yang sulit. Saya pun bisa gagal dalam mengeksekusi bola seperti itu.”

 

“Jika kita melihat dari layar kaca, mungkin itu adalah peluang yang mudah, namun nyatanya tidak seperti itu,” tutup Neville.

 

Sedang Bad Mood, Mourinho Hanya Layani Pers Selama 4 Menit !

Sedang Bad Mood, Mourinho Hanya Layani Pers Selama 4 Menit !

Jika melihat suasana yang ada pada ruang ganti Manchester United, mungkin hal yang paling terlihat adalah ketidakharmonisan antara para pemain dan juga pelatihnya, Jose Mourinho. Bagaimana tidak, Manchester Untited memulai musim dengan cukup payah, dimana mereka harus menang dengan susah payah atas Leicester City dan kalah dengan skor 3 – 2 atas Brighton.

 

Masa kelam Manchester United tidak hanya berhenti sampai disitu saja, Jose Mourinho juga gagal membawa pemain anyar ke Old Trafford pada bursa pemain musim ini. Ia hanya berhasil mendatangkan beberapa pemain muda seperti Diogo Dalot dan juga Lee Grant. Untungnya Mourinho berhasil mendatangkan satu pemain top, yakni Fred.

Jose Mourinho memang sedang menjadi sorotan publik sepakbola dunia, pasalnya ia sudah berada tiga musim bersama Manchester United dan belum ada raihan hasil yang positif selama ia mengasuh skuat United. Ia juga memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Paul Pogba.  Kritikan yang dilayangkan Mourinho bahkan dilakukan secara terang-terangan. Melihat hal ini, posisi Mourinho di United sedang dipertanyakan.

 

Skuat United juga akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di kandang. Pada pertandingan ini, Manchester United memiliki kesempatan untuk kembali mengambil momentum. Banyak spekulasi yang mengatakan jika United kalah pada pertandingan kandang ini, maka karir Mourinho akan tamat di United.

 

Menurut lansiran yang dikeluarkan pihak BBC dan juga Independent, Mourinho bahkan tidak bersemangat dan terkesan tidak ingin menjawab setiap pertanyaan yang dilayangkan oleh media. Bahkan sesi tanya jawab tersebut hanya berlangsung beberapa menit saja, padahal biasanya sesi tanya jawab semacam ini akan berlangsung paling tidak 30 menit lamanya.

 

“Saya tidak tahu apa yang sudah kalian tulis di media. Jangan tanya hal itu pada saya, saya tidak membacanya. Saya bukan sosok yang tepat untuk menjawab pertanyaan kalian.”

 

Saat ditanya mengenai hubungannya dengan Woodward, Mourinho bahkan menjawabnya dengan sangat singkat.

 

“Tidak ada masalah dengan Woodward.”

 

Sesi tanya jawab ini hanya berlangsung selama 4 menit 19 detik saja. Ada beberapa pertanyaan yang bahkan tidak bisa dijawab oleh Mourinho. Apakah karir Mourinho di United akan benar-benar tamat ?

Martial Putuskan Bertahan Di Manchester United

Martial Putuskan Bertahan Di Manchester United

Salah satu penggawa Manchester United, Anthony Martial kabarnya telah membuat keputusan penting dalam karir sepakbolanya. Ia memutuskan untuk bertahan di Manchester United dan ingin membuktikan kemampuan dan kualitasnya kepada Jose Mourinho.

 

Sebenarnya Anthony Martial pernah meminta kepada klub untuk menjualnya pada bursa transfer pemain musim ini, namun karena minimnya pemain yang didatangkan ke Manchester United, Jose Mourinho memutuskan untuk tetap mempertahankannya.

 

Sang pemain merasa Jose Mourinho tidak memberikan dukungan kepada dirinya. Tidak dapat dipungkiri, Mourinho memang kerap melayangkan kritikan pedas kepada sang pemain karena gagal menunjukkan performa yang apik ketika bermain di lapangan hijau.

 

Image result for martial

 

Melihat hal tersebut, Martial lantas memberikan pembelaan dimana ia berkata jarang dimainkan sebagai pemain starter. Hubungan antara sang pemain dengan Mourinho semakin hari semakin memiliki jarak, terlebih lagi setelah Martial membuat heboh pada kegiatan pramusim yang dijalani oleh United.

 

Ketika itu, Martial memutuskan untuk pergi begitu saja dari pusat pelatihan di Los Angeles, Amerika Serikat untuk kembali ke negaranya. Kala itu ia pulang ke negaranya demi melihat kelahiran anak keduanya. Karena hal ini, Mourinho merasa tidak dihargai dan memutuskan untuk mencadangkan sang pemain.

 

Kemarahan Mourinho semakin memuncak karena Martial kembali bergabung saat United sudah kembali ke Inggris. Sebenarnya Mourinho sudah memberikan kepercayaan kepada Martial saat timnya melawan Brighton kemarin. Namun pada pertandingan tersebut, Martial juga gagal menunjukkan permainan yang baik sehingga ia dikabarkan akan kembali dicadangkan.

 

Setelah melewati waktu yang cukup panjang, Martial akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan dan ingin menunjukkan performa terbaiknya di hadapan Jose Mourinho. Dengan adanya keputusan dan tekad ini, para fans percaya hubungan antara Martial dan Mourinho dapat kembali membaik.

Ince: United Jadi Bahan Tawaan Dibawah Komando Mourinho

Mantan pemain Manchester United, Paul Ince memberikan kritikan yang amat pedas kepada Jose Mourinho. Ia mengatakan bahwa Manchester United hanya menjadi bahan tertawaan dibawah komando Mourinho.

 

Jose Mourinho memang memiliki masalah dengan Paul Pogba. Kontroversi antara Pogba dan Mourinho berdampak pada performa Pogba di lapangna. Pada pekan lalu, Mourinho harus bertekuk lutut saat berhadapan dengan Brighton dengan skor tipis 3 – 2. Menurut Ince, wajar saja jika para fans marah dan menghujat Mourinho.

 

“Tim dan fans lain tentu menikmati hal ini, namun tidak bagi fans United. Klub sebesar ini hanya menjadi bahan tawaan bagi klub lain. Mereka bahkan tertinggal dari rivalnya,” ungkap Ince seperti dilansir pihak Paddy Power News.

 

“Semuanya kacau, mulai dari atas hingga kebawah. Ini akan menjadi awal kehancuran klub.”

 

“Apakah Mourinho harus pergi dari klub ? Jawabannya adalah tidak.”

 

“Tetapi jika kalian bertanya haruskan United menata ulang semuanya dan berbenah diri, maka jawabannya adalah iya.”

 

“Semua harus dibenahi, mulai dari atas hingga kebawah. Mulai dari Ed Woodward, Mourinho hingga ke Pogba. Semuanya kacau. Jika terus begini, maka United akan hancur.”

 

“Fans mulai tidak ingin memberi respect kepada Mourinho dan saya sangat paham alasan dibalik itu semua. Fans ingin melihat United menang, bukan hasil seperti ini.”

 

“Wajar mereka kecewa, saya pun kecewa. Saya tidak melihat apa maksud dan tujuan Mourinho memainkan permainan semacam ini.”

 

“Tidak ada rencana yang matang, jika ia mau menjadi pelatih di Old Trafford, maka ia harus memiliki gaya permainan yang bisa diandalkan. Jika tidak, maka fans dan klub tidak akan mentolerir kesalahan semacam itu,” tutup Ince.

Pogba Akui Kekalahan United Memang Layak Diterima

Pogba Akui Kekalahan United Memang Layak Diterima

Pada pertandingan pekan kedua Premier League, klub raksasa Inggris, Manchester United harus bertandang ke markas Brighton Albion. Pada pertandingan tersebut, Manchester United harus bertekuk lutut dihadapan tuan rumah dengan skor tipis 3 – 2.

 

Paul Pogba selaku penggawa Manchester United mengakui bahwa kekalahan yang diterima timnya tersebut memang pantas, menurutnya rasa haus akan kemenangan United jauh lebih rendah ketimbang Brighton.

 

Sebenarnya Manchester United mengawali musim dengan cukup baik, pada pertandingan pertama mereka melawan Leicester City, mereka berhasil menumbangkan Leicester dengan skor 2 – 1. Namun hal yang cukup mengejutkan terjadi, pasalnya Brighton bukanlah tim besar seperti Liverpool maupun Manchester City, mereka hanya tim kecil yang memiliki komposisi pemain yang tidak lebih baik ketimbang United.

 

Salahkan Diri Sendiri

 

Melihat hal ini, banyak yang kecewa dengan hasil yang diraih oleh United. Bahkan tidak sedikit yang melayangkan kritikan karena pertandingan tersebut. Paul Pogba pun tidak menampik hal tersebut dan mengatakan timnya memang pantas menelan kekalahan tersebut.

 

“Kami harus kalah dan kami pantas mendapatkannya. Kami tidak pantas untuk menang pada pertandingan kemarin,” ungkap Pogba seperti dilansir pihak Sky Sports.

 

“Kami tidak memiliki sikap yang baik ! Kami bermain seperti tidak ingin mengalahkan mereka. Mental yang kami tunjukkan bukanlah mental pemenang.”

 

“Sikap yang saya tunjukkan selama pertandingan itu tidak tepat. Kami tidak mencoba lebih keras, mereka memang pantas menang. Mereka haus akan kemenangan dan kami tidak. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kami.”