Jose Mourinho Ungkap Alasan Pogba Jadi Kapten United

Jose Mourinho Ungkap Alasan Pogba Jadi Kapten United

Jose Mourinho selaku pelatih Manchester United memberikan penjelasan terkait keputusannya untuk menjadikan Paul Pogba sebagai kapten dari Manchester United.

 

Pada pertandingan perdana mereka di kompetisi Premier League melawan Leicester kemarin, Paul Pogba memang mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih. Pada pertandingan tersebut, Paul Pogba terlihat mengenakan ban kapten. Hal ini dilakukan Mourinho dikarenakan Antonio Valencia masih absen karena cedera.

 

Performa yang ditunjukkan Pogba di lini tengah pada pertandingan melawan Leicester kemarin memang terbilang apik. Ia bahkan memberikan satu kontribusi gol bagi United pada pertandingan tersebut.

 

Melihat performa apiknya tersebut, Jose Mourinho mengatakan bahwa sosok Pogba memang cocok untuk mengenakan ban kapten dan memimpin laju tim Manchester United. Tidak dapat dipungkiri, Mourinho juga pernah menjadikan Pogba sebagai kapten pada musim kemarin.

 

Memang Layak

 

“Musim ini sebenarnya Antonio Valencia yang menjadi kapten, tetapi kalian bisa melihat bahwa Antonio belum bisa bergabung bersama kami karena cedera. Paul Pogba merupakan pilihan terbaik untuk mengisi posisi tersebut. Ia sudah berhasil melakukan tugas dengan baik pada pertandingan kemarin.”

 

“Ini adalah musim ketiga Pogba di United. Ia dibentuk di akademi klub dan dia sudah sangat paham bagaimana kondisi tim ini. Dia selalu bersama-sama dengan rekan timnya di kamar ganti. Ia mampu menjadi teladan kepada rekan timnya, terlebih lagi di pertandingan melawan Leicester kemarin. Ia layak menjadi seorang kapten.”

 

Sebenarnya Pogba nyaris tidak dimainkan pada pertandingan melawan Leicester. Pasalnya ia baru saja kembali dari masa liburan pasca Piala Dunia 2018. Namun Mourinho memberikan kepercayaan lebih kepada dirinya sehingga ia akhirnya dimainkan pada pertandingan melawan Leicester.

 

Prediksi Premier League: Manchester United Vs Leicester City 11 Agustus 2018

Prediksi Premier League: Manchester United Vs Leicester City 11 Agustus 2018

Manchester United akan berhadapan dengan Leicester City pada kompetisi Premier League 2018/19 pada hari Sabntu 11/8 esok. Nantinya kedua tim yang akan bertanding akan menurunkan komposisi pemain terbaik mereka meski banyak pemain inti mereka yang akan absen.

 

Romelu Lukaku, Marcus Rashford serta Phil Jones memang kembali lebih cepat setelah menjalani liburan pasca pertandingan di Piala Dunia 2018. Meski begitu, tampaknya hanya Rashord saja yang siap untuk dimainkan menjadi pemain starter oleh Jose Mourinho.

 

Sementara itu Jose Mourinho tampaknya juga tidak akan menurunkan Paul Pogba, Jessde Lingard, Marouane Fellaini serta Ashley Young. Pasal keempat pemain tersebut masih menjalani proses recovery. Tidak hanya mereka saja yang akan absen, Nemanja Matic, Antonio Valencia, Diogo Dalot dan juga Marcos Rojo juga harus absen akrena mendapatkan cedera pada pertandingan pembuka kemarin.

 

Meski Eric Bailly dan Ander Herrera mendapatkan cedera pada laga pramusim kemarin, namun mereka diprediksikan sudah kembali fit dan dapat bermain penuh pada pertandingan melawan Leicester City.

 

Leicester tampaknya juga memiliki kondisi yang tidak begitu bagus, pasalnya Jamie Vardy dan Harry Maguire tidak akan menjadi pemain starter pada pertandingan tersebut. Hal ini juga sudah dikonfirmasikan secara langsng oleh Claude Puel. James Maddison juga diragukan untuk tampil pada pertandingan melawan Manchester United karena mengalami cedera pada pertandingan pramusim.

 

Head to Head Manchester United Vs Leicester City ( Premier League ) :

Dari 24 pertandingan yang dijalani oleh kedua tim, Manchester City berhasil meraih 15 kemenangan, 7 imbang dan 2 kekalahan dengan total torehan gol sebanyak 54 gol, sedangkan Leicester berhasil menyarangkan gol sebanyak 21 gol.

 

Prediksi skor Manchester United Vs Leicester City:

Manchester City 1 – 1 Leicester City

 

Juventus Tawarkan Pjanic Tuk Dapatkan Paul Pogba

Juventus Tawarkan Pjanic Tuk Dapatkan Paul Pogba

Kabarnya Juventus ingin memulangkan Paul Pogba dari Manchester United pada musim panas ini. Bahkan Juventus sudah melayangkan tawaran untuk mendapatkan kembali Pogba. Sebenarnya bukan menjadi rahasia lagi, Pogba memang belakangan ini dikabarkan tidak bahagia bersama United.

 

Dibawah kepelatihan Jose Mourinho, Pogba merasa tidak puas dengan gaya kepemimpinannya. Oleh karena itu, banyak pihak yang mengatakan bahwa Pogba ingin segera hengkang dari klub pada musim panas ini.

 

Berita ini pun menyebar dengan cepat. Sebenarnya ada banyak klub lainnya yang ingin mendatangkan sang pemain, hanya saja Juventus yang berbgerak secara agresif untuk mendatangkan kembali sang pemain ke Italia. Pogba sendiri merupakan pemain yang didatangkan dari klub Juventus dengan bayaran yang sangat mahal.

 

Menurut lansiran Mundo Deportivo, niatan Juventus untuk mendatangkan Pogba bukanlah isapan jempol belaka. Mereka banhkan memberikan tawaran yang sangat menarik kepada Manchester United demi mendapatkan kembali pemain bintang tersebut.

 

Pihak Juventus dilaporkan sudah mengajukan tawaran kepada Manchester United, namun bukan dalam bentuk uang. Pasalnya mereka harus berhemat karena baru memboyong Cristiano Ronaldo dari Madrid. Sebagai gantinya, mereka menawarkan Miralem Pjanic untuk ditukarkan dengan Pogba.

 

Seperti yang diketahui, Miralem Pjanic merupakan pemain andalan Juventus yang dimainkan sebagai gelandang. Melihat hal ini, Juventus yakin sang pemain dapat memberikan nilai yang cukup besar jika transfer Pogba memang berhasil dilakukan.

 

 

Leicester City Gandakan Gaji Tuk Pertahankan Harry Maguire

Leicester City Gandakan Gaji Tuk Pertahankan Harry Maguire

Sepertinya Leicester City masih belum mau kehilangan sosok Harry Maguire. Bahkan mereka berani menggandakan gaji sang pemain agar tidak hengkang dan pindah ke Manchester United. Tentunya ini langkah yang berani, tidak banyak klub yang memutuskan untuk menggandakan gaji pemain hanya demi mempertahankan pemain, contohnya saja Cristiano Ronaldo yang akhirnya pindah ke Juventus karena permintaan kenaikan gajinya tidak disetujui oleh klub.

 

Hal ini memang bukan menjadi rahasia publik lagi. Jose Mourinho memang memiliki ketertarikan dengan sang pemain dan terus berusaha untuk mendatangkannya ke Old Trafford. Bahkan Mourinho ingin menjual Marcos Rojo untuk mendatangkan Harry Maguire.

 

Mourinho sendiri mengaku bahwa gaya bermain Harry Maguire sangat cocok dengan skema permainan yang sudah ia susun untuk musim depan. Berbagai cara sudah dilakukan oleh Mourinho demi mendatangkan sang pemain.

 

 

Harga Super Mahal

 

 

Menurut laporan yang dilansir oleh pihak The Mirror, Leicester City tampaknya masih enggan memberikan Harry Maguire kepada Manchester United. Mereka bahkan menjanjikan kenaikan gaji kepada sang pemain.

 

Harry Maguire sebenarnya bukanlah pemain lama di Leicester, ia baru didatangkan pada musim panas lalu. Semenjak kedatangannya, karir sepakbolanya meroket. Bahkan banyak klub raksasa Inggris yang menaruh minat kepada sang pemain.

 

Karena mampu menunjukkan performa yang apik, ia bahkan dipilih oleh Gareth Southgate untuk membela timnas Inggris pada kompetisi Piala Dunia 2018 kemarin. Meski hanya berhasil menduduki peringkat keempat, tetapi performanya selama kompetisi patut diacungi jempol.

Sebelumnya sang pemain hanya menerima 50.000 Pounds per pekannya, karena Leicester tidak ingin kehilangan sang pemain, mereka akhirnya memutuskan untuk memberikan gaji sebesar 95 ribu Pounds. Jika Manchester United ingin mendatangkan sang pemain, mereka harus rela membayarkan uang sebesar 85 juta Pounds.

Habis Kesabaran, Jose Mourinho Putuskan Jual Martial Pada Musim Panas Ini

Habis Kesabaran, Jose Mourinho Putuskan Jual Martial Pada Musim Panas Ini

Jose Mourinho selaku pelatih klub raksasa Inggris Manchester United tampaknya sudah membulatkan tekadnya untuk melepas Anthony Martial pada bursa transfer pemain musim panas ini. Menurut kabar yang beredar, Jose Mourinho sudah kehabisan kesabaran dengan tingkah yang ditunjukkan oleh Martial selama ini.

Sebelumnya pernah beredar kabar yang mengatakan Martial tidak bahagia berada di Manchester United. Sang pemain mengaku kekurangan jam terbang dalam dua tahun terakhir ini bersama Manchester United.

Beberapa waktu yang lalu terdengar kabar yang mengatakan bahwa Jose Mourinho ingin kembali mempercayai Martial dengan memberikan kesempatan bermain selama tur pramusim ini. Sayangnya keputusan tersebut berubah dan Jose Mourinho memutuskan untuk menjual sang pemain.

Diminati Rival

 

Keputusan tersebut dipicu oleh tindakan Martial yang dianggap tidak sopan. Pasalnya sang pemain secara tiba-tiba dan tanpa ijin meninggalkan camp pelatihan Manchester United dan terbang ke Perancis dikarenakan kekasihnya akan segera melahirkan. Kepergiaan Martial yang semena-mena tanpa meminta ijin terlebih dahulu memubat Jose Mourinho kesal. Sang pelatih merasa tidak dihargai dengan tindakan tersebut.

 

Melihat hal ini, Jose Mourinho akhirnya membatalkan niatan untuk memainkan Martial di kompetisi pramusim ini. Seperti yang kita ketahui, Jose Mourinho bukanlah tipe pelatih yang senang berkompromi sehingga keputusan yang sudah ia buat tidak dapat diganggu gugat lagi. Melihat tindakan Martial, Jose Mourinho secara blak-blakan mengatakan bahwa Martial sudah tidak memiliki masa depan di Manchester Untied. Mourinho juga tidak akan mempersulit kepergian Martial nantinya.

 

Salah satu klub yang dikabarkan memiliki minat dengan Martial adalah Chelsea dan juga Tottenham Hotspur. Dengan adanya kabar ini, tentunya akan membuka peluang kepada kedua klub tersebut untuk mendatangkan sang pemain.

Usain Bolt Beri Saran Agar Pogba Tetap Bermain Di MU

Usain Bolt, Pogba, Manchester United, Liga Inggris

Salah satu atlet lari dunia, Usain Bolt baru-baru ini memberikan saran kepada Pogba agar sang pemain tetap bermain di Manchester United. Bolt sendiri merupakan atlir lari yang menjadi fans klub Setan Merah.

Pogba sendiri merupakan pemain yang dibeli dengan harga yang sangat mahal dari Juventus. Sayangnya sang pemain gagal menunjukkan performa yang konsisten sehingga ia sering mendapatkan kritikan pedas dari para fans Manchester United.

Bahkan belum lama ini Pogba juga dikabarkan adu argumen dengan sang pelatih Jose Mourinho saat pertandingannya di Wembley. Setelah insiden tersebut, Pogba hanya bermain sebanyak 3 kali sebagai starter dari enam pertandingan yang dijalani oleh Manchester United.

Banyak spekulasi yang berkata bahwa Pogba akan meninggalkan Old Traford. Meski begitu, Bolt memberikan saran kepada Pogba agar tetap bertahan.

Hasil gambar untuk pogba

“Sebaiknya Pogba tetap bermain untuk Manchester United,” ungkap Bolt.

“Memang banyak kritikan yang dilayangkan pada Pogba, tetapi ia adalah seorang pemain berbakat. Dia pasti bisa memberikan kontribusi nyata bagi Manchester United. Saya berfikir ia harus bertahan sedikit lama untuk menunjukkan kualitasnya kepada para fans,” lanjutnya seperti dilansir pihak Manchester Evening News.

Bolt memang sudah lama menjadi fans Manchester United. Bahkan dalam beberapa acara amal yang ia lakukan, ia sering mengenakan seragam Manchester United.

Bolt juga tengah dikabarkan sedang menekuni dunia persepakbolaan. Belum lama ini ia juga mengikuti sesi latihan bersama Borussia Dortmund dan Stormsgodset.

Nicol Minta Pogba Tidak Kebanyakan Gaya Musim Depan

Paul Pogba MU

Steve Nicol memberikan saran kepada Paul Pogba agar dirinya tidak mendapatkan banyak kritikan pedas dari fans Manchester United. Menurut Nicol, Pogba terlalu banyak gaya sehingga tidak bisa fokus pada permainan.

Sebenarnya sudah ada jutaan kritik yang dilayangkan kepada Pogba selama dua tahun terakhir ini. Ini dikarenakan performa yang ditunjukkan oleh sang pemain tidak konsisten.

Tidak hanya itu saja, Pogba juga sering menggonta ganti gaya rambut. Sebenarnya mengganti gaya rambut itu tidak menjadi masalah, tetapi gaya rambut yang dibawa oleh Pogba sangat nyentrik sehingga menarik banyak perhatian.

Fokus Pada Permainan
Nicol menganggap jika Pogba bisa menekan gayanya yang buruk itu, ia dapat meningkatkan performa dan konsentrasi ketika bermain di lapangan.

Pogba adalah pemain yang baik, tetapi sikap dan karakternya yang buruk membuat banyak orang menaruh perhatian kepadanya.”

Jika kalian membeli pemain dengan harga yang mahal, tentu kalian mengharapkan sesuatu yang lebih darinya. Jika perhatian orang tertuju pada Pogba karena hal yang buruk, tentu itu akan merusak citra klub Manchester United.”

Bisa Berdampak Buruk
Ketika bermain di Juventus, Pogba menuai banyak pujian karena aksi apiknya ketika berada di lapangan hijau. Tetapi di Manchester United, ia dihujani kritikan karena keburukan yang ia tunjukkan.”

Hal ini bisa berdampak buruk bagi karirnya. Jika ia ingin selamat dari hujatan dan kritikan, ia harus merubah sikapnya dan fokus dengan permainannya,” tutup Nicol.