Category Archives: Liga Italia

Conte Optimis Transfer Lukaku Ke Inter segera Rampung

Conte Optimis Transfer Lukaku Ke Inter segera Rampung

Pelatih anyar Inter Milan, Antonio Conte kembali membahas mengenai salah satu pemain incaran klubnya di bursa transfer pemain musim panas ini. Pemain yang dimaksud yakni striker milik Manchester United, Romelu Lukaku. Mantan pelatih Chelsea itu berharap agar pihak manajemen La Beneamata segera menuntaskan proses kepindahan Lukaku ke San Siro dalam waktu dekat.

Pelatih yang juga sempat membawa Juventus meraih gelar juara Scudetto itu menilai bahwa Lukaku akan menjadi tambahan yang sangat bagus untuk meningkatkan kualitas yang dimiliki oleh timnya jelang bergulirnya musim kompetisi 2019-2020 nanti. Ia merasa yakin bahwa kehadiran Lukaku akan sangat membantu timnya untuk bisa kembali lagi meraih kejayaan baik di kancah domestik maupun di kompetisi Eropa.

Meski sangat mengidamkan kehadiran Lukaku di skuat besutannya, namun Conte tetap menghormati United sebagai klub pemilik Lukaku saat ini. Maka dari itu, ia enggan membahas mengenai transfer Lukaku ini semakin jauh. Akan tetapi, Conte menegaskan bahwa selama bursa transfer pemain masih terbuka, maka kans timnya untuk bisa mengamankan tanda tangan Lukaku akan selalu ada.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa kita tengah membahas pemain yang bukan milik kita. Saya kira bukan hal yang tepat untuk membahas mengenai Lukaku saat ini karena hal itu akan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap Manchester United ataupun pemain itu sendiri. Kita semua tahu bahwa saat ini Lukaku berstatus sebagai pemain United. Saya hanya bisa sampaikan bahwa saat ini bursa transfer pemain tengah berlangsung dan pihak klub tengah berupaya untuk memperkuat skuat yang ada saat ini,” ungkap Conte.

“Seperti yang telah saya sampaikan, saya selalu percaya dengan apa yang akan dilakukan oleh klub ini. Saat ini hal yang paling penting bagi saya adalah saya merasa senang dengan cara para pemain saya bekerja. Kami semua tengah berusaha untuk menciptakan sebuah tim yang solid untuk musim depan. Kans untuk merekrut pemain anyar masih sangat mungkin saat ini, namun fokus utama kami adalah membangun sebuah hubungan yang baik antara semua pemain yang kami miliki saat ini dengan seluruh bagian klub ini untuk bisa meraih apa yang kami inginkan,” tutupnya.

Seperti yang telah diketahui, Lukaku memang diyakini akan segera meninggalkan Old Trafford di bursa transfer musim panas ini setelah penampilan dirinya selama berseragam Setan Merah terus mendapatkan kritikan dari berbagai pihak.

Palotta: Kami Ingin Datangkan Messi Ke Roma

Palotta: Kami Ingin Datangkan Messi Ke Roma

James Palotta selaku Presiden AS Roma menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan klub raksasa Spanyol, Barcelona. Pada pembicaraan tersebut, Palotta bertujuan untuk mendatangkan sang mega bintang Barcelona untuk bermain di AS Roma.

 

Sebelumnya Pallota sudah membuat heboh media sepakbola dunia dengan pernyataan mereka yang tidak senang dengan sikap Barcelona. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Barcelona memang menyerobot transfer pemain Malcom. Sang pemain sejatinya sudah mencapai kata sepakat dengan pihak AS Roma, sayangnya secara mengejutkan sang pemain dikabarkan telah bergabung dengan Barcelona.

 

Melihat tindakan yang tidak menyenangkan tersebut, Palotta meminta Barcelona untuk memberikan Lionel Messi sebagai kompensasi sudah menyerobot Malcom. Hal ini tentu menuai banyak gelak tawa dari netizen, Palotta dianggap tidak paham cara berbisnis dan bersifat kekanak-kanakan.

 

Pihak Barcelona hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terkait permintaan AS Roma. Barcelona hanya mengatakan bahwa pihak mereka tidak merasa bersalah dengan transfer Malcom.

 

Messi sendiri baru saja pulang dari masa liburannya pasca tampil di kompetisi Piala Dunia 2018. Sang pemain juga sudah kembali menjalani sesi latihan bersama skuat Barcelona di Ciutat Esportiva Joan Gamper.

 

Belum ada kabar dan konfirmasi dari pihak Barcelona, Palotta lagi-lagi membuat pernyataan yang cukup mengejutkan.

 

“Kami akan mendatangkan pemain top pada bursa transfer ini. Kami juga sudah menghubungi pihak Barcelona untuk mendatangkan Lionel Messi,” ungkap Palotta seperti dilansir pihak II Messaggero.

 

Palotta juga turut memberikan komentar terkait kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus. Menurutnya meski dengan pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Juventus tidak akan mudah meraih gelar juara Serie A musim depan.

 

“Ronaldo memang pemain yang hebat dan fantastis, tetapi ia akan mengalami masa sulit di Serie A.”

Emre Can: Tidak Ada Perlakuan Istimewa Tuk Pemain Di Juventus

Emre Can: Tidak Ada Perlakuan Istimewa Tuk Pemain Di Juventus

Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo mendapakan perlakuan yang istimewa di Juventus. Seperti yang kita tahu, saat ini Ronaldo menjadi mega bintang di Juventus, tidak heran jika banyak orang yang berspekulasi seperti itu.

 

Ronaldo didatangkan Juventus pada musim 2018/19 dimana Ronaldo menjadi pemain dengan bayaran tertinggi yang pernah dimiliki oleh Juventus. Ronaldo menerima gaji sebesar 30 juta Euro setiap musimnya, ini membuatnya menjadi pemain dengan gaji paling mahal di Juventus.

 

Namun Emre Can selaku gelandang Juventus justru menampik spekulasi tersebut. Emre mengatakan bahwa tidak ada pemain yang mendapatkan perlakuan spesial di Juventus. Pasalnya semua pemain memiliki kedudukannya sendiri-sendiri.

 

“Juventus adalah keluarga. Tidak ada yang diperlakukan spesial disini. Semua pemain sama, ada porsinya sendiri. Perlu kalian tahu, di Juventus, kepentingan individu itu porsinya jauh lebih kecil daripada kepentingan klub.”

 

“Ronaldo adalah pemain terhebat didunia, dia adalah mega bintang, mungkin diluar Juventus orang beranggapan seperti itu, tetapi ketika ia berada di ruang ganti, semua pemain memiliki peranan yang penting. Tidak ada keistimewaan disini, kami juga sering bercanda.”

 

Semenjak bergabung dengan Juventus, Ronaldo menjadi pilar yang sangat penting. Ia sudah menyumbangkan banyak gol bagi Juventus. Dalam musim ini, ia sudah mencetak 19 gol dari 24 pertandingannya di Serie A. Juventus juga memuncaki klasemen dengan keunggulan 13 poin dari rival mereka, Napoli.

 

Gagal Pulangkan Ibrahimovic, Milan Incar Fabio Quagliarella

Gagal Pulangkan Ibrahimovic, Milan Incar Fabio Quagliarella

Leonardo selaku direktur AC Milan belum lama ini baru saja mengumumkan bahwa dirinya gagal mendatangkan Zlatan Ibrahimovic untuk kembali bermain bagi Milan. Sebagai gantinya, mereka dikabarkan tengah mendekati Fabio Quagliarella yang bermain sebagai striker bagi klub Sampdoria.

 

 

Belakangan ini Milan memang tengah mencari pemain untuk mengisi lini depan tim. Pasalnya hingga saat ini Milan masih kekurangan daya gedor sehingga membuat mereka kesulitan untuk bersaing dengan tim lainnya di Serie A. Hal ini yang membuat Leonardo ingin kembali mendatangkan Zlatan ke Milan.

 

 

Sayangnya rencana tersebut sudah dipastikan gagal. Hal ini disebabkan niatan sang pemain untuk tetap bertahan di LA Galaxy.

 

 

Hasil gambar untuk Fabio Quagliarella

 

 

Melihat hal ini, pihak management Milan harus segera mencari opsi pengganti. Sayangnya mereka memiliki Financial Fair Play dari UEFA sehingga ruang gerak Milan menjadi sangat terbatas.

 

 

Meski begitu, niatan mereka untuk mendatangkan pemain baru masih terus ada. Menurut laporan yang dilansir oleh pihak Sport Mediaset, Milan diyakini akan mengejar Fabio Quagliarella dari Sampdoria sebagai opsi untuk menggantikan Zlatan.

 

 

Menurut lansiran pihak yang sama, Milan juga sudah menghubungi agen sang pemain, Beppe Bozzo untuk melakukan negosiasi terkait kepindahan sang pemain ke Milan.

 

 

Sebagai tambahan informasi, pada bulan Januari nanti umur Fabio Quagliarella sudah menginjak angka 36 tahun, meski demikian, Milan percaya umurnya tidak akan mengurangi daya tempur sang pemain dalam mencetak angka.

Kekalahan Juventus Tidak Terlalu Mengejutkan Bagi Pelatih SPAL

Kekalahan Juventus Tidak Terlalu Mengejutkan Bagi Pelatih SPAL

SPAL berhasil menumbangkan Juventus dengan skor akhir 2 – 1 di pekan ke 32 Serie A musim ini. Namun hasil tersebut tidak bisa dibilang terlalu mengejutkan.

 

Sebenarnya Juventus berhasil mengawali keunggulan pada menit ke 30 melalui gol dari Moise Kean. Skor 1 – 0 ini berhasil dipertahankan hingga babak pertama usai. Namun di babak kedua, SPAL berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Kevin Bonifazi pada menit ke 49 serta Sergio Floccari di menit ke 74.

 

Meskipun Juventus tidak memainkan pemain bintang mereka, Juventus memang masih menjadi tim yang kuat, tetapi kekuatan mereka masih belum bisa menahan serangan SPAL.

 

Jika kita melihat posisi SPAL yang tengah berjuang untuk keluar dari zona degradasi, tampaknya kekalahan ini bisa dibilang tidak terlalu mengejutkan. Kita lihat saja, pada dua kandang sebelumnya, SPAL juga berhasil menang atas AS Roma dan juga Lazio yang notabene merupakan tim yang jauh lebih kuat dari mereka.

 

SPAL berhasil membungkam Roma dengan skor 2 – 1, bahkan Lazio juga harus tunduk dengan skor 1 – 0. Dengan kemenangan atas Juventus, ini berarti SPAL sudah berhasil meraih 3 kemenangan kandang secara beruntun di kandang.

 

“Belakangan ini kami bermain dengan baik,” buka Leonardo Semplici selaku pelatih SPAL.

 

“Bagi kami ini seperti bonus ekstra. Tapi masih ada banyak hal yang belum kami capai. Perjalanan kami masih sangat panjang, tapi ini adalah pertama kalinya kami berhasil mengalahkan Juventus.”

 

Dengan kekalahan ini, gelar Scudetto yang seharusnya sudah diamankan oleh Juventus harus kembali tertunda. Namun peluang Juventus masih sangat besar. Kita lihat saja apakah musim ini Juventus akan kembali meraih gelar juara atau tidak.

 

Cristiano Ronaldo Sudah Kembali Terlihat Menjalani Sesi Latihan Bersama Juventus

Cristiano Ronaldo Sudah Kembali Terlihat Menjalani Sesi Latihan Bersama Juventus

Akhirnya kabar baik berhembus di Juventus, pasalnya  pemain bintang mereka Cristiano Ronaldo yang harus ditarik keluar karena mengalami cedera sudah kembali terlihat mengikuti sesi latihan.

 

Ronaldo memang harus absen karena mengalami cedera saat membela Timnas Portugal saat berhadapan dengan Serbia pada kualifikasi Piala Euro 2020 di bulan Maret silam.

 

Cedera yang dialaminya tersebut mengharuskannya untuk absen selama dua pertandingan, termasuk saat berhadapan dengan AC Milan pada hari Sabtu 6/4 kemarin. Meski bertanding tanpa kehadiran Ronaldo, mereka masih mampu menuai kemenangan dengan skor akhir 2 – 1.

 

Sebenarnya cedera yang dialami oleh Ronaldo tidak terlalu parah. Namun Ronaldo harus menjalani proses pemulihan yang intensif agar dapat kembali bermain bersama rekan lainnya.

 

Kabar Baik, Ronaldo Sudah kembali Berlatih

 

Pemulihan yang dijalani Ronaldo terbilang sukses. Bahkan belum lama ini Ronaldo kedapan sudah menjalani sesi latihan berjsama Juventus. Peranan Ronaldo memang sangat krusial, terlebih lagi ketika berhadapan dengan Ajax di kompetisi Liga Champions.

 

Sayangnya ada berita buruk yang kembali menerpa Juventus. Salah satu penggawa yang didapatkan dari Liverpool secara gratis, Emre Can mengalami cedera dan mengharuskannya untuk absen. Cedera tersebut didapatkan saat berhadapan dengan AC Milan.

 

Beberapa pemain yang diprediksi akan bermain saat kontra melawan Ajax adalah Sami Khedira, Paulo Dybala, Mario Mandzukic, Leonardo Spinazzola serta Mattia De Sciglio. Semua pemain sedang berada dalam kondisi yang fit.

 

Juventus akan bertemu dengan Ajax pada hari Kamis 11/4 mendatang. Leg kedua akan digelar di Allianz Stadium sepekan setelah pertandingan leg pertama.

Gattuso Sebut Kekalahan Milan Karena Mereka Kurang Beruntung

Gattuso Sebut Kekalahan Milan Karena Mereka Kurang Beruntung

Pada pertandingan pekan ke 29 kompetisi Serie A Italia, AC Milan harus meraih hasil buruk ketika berhadapan dengan Sampdoria. Bertamu ke markas lawan, tim besutan Gennaro Gattuso harus pulang dengan kepala tertunduk.

 

Sejatinya AC Milan bisa bertanding imbang hingga akhir pertandingan, sayangnya ada satu blunder yang dilakukan oleh Gianluigi Donnarumma. Bagaimana tidak, baru berjalan 33 detik, ia melakukan kesalahan fatal. Kesalahan itu langsung disambut oleh Gregoire Defrel, Sampdoria memimpin 1 – 0.

 

Melihat blunder yang dilakukan oleh sang kiper, Gattuso yakin timnya mengalami kekalahan karena kurang beruntung. Gattuso sebenarnya tidak menampik bahwa timnya banyak melakukan kesalahan dalam pertandingan tersebut, namun yang utama adalah karena timnya kurang beruntung.

 

Kalah karena Blunder, Gattuso Sebut Milan Tak Beruntung

 

“Gol itu, kami sangat tidak beruntung. Kami juga banyak melakukan kesalahan minor, banyak sentuhan yang seharusnya tidak dilakukan. Kami juga tidak bisa membangun serangan dari belakang seperti yang sudah kami rencanakan,” buka Gattuso kepada pihak DAZN.

 

“Tapi saya perlu tekankan, kinerja para pemain masih layak untuk diapresiasi. Saat Sampdoria melakukan tekanan kepada kami, kami terlalu sering membiarkan mereka bergerak. Karena kesalahan itu mereka berhasil memnbangun tempo dan membentuk permainannya.”

 

“Sebelumnya kami baru kalah dari Inter, lalu kami kalah atas Sampdoria. Tapi kami akan mencoba untuk bangkit. Didepan masih ada pertandingan yang harus kami hadapi, kami harus fokus untuk itu.”

 

AC Milan akan berhadapan dengan Udinese. Pertandingan ini akan menjadi laga yang krusial, terlebih lagi pertandingan ini akan digelar di rumah AC Milan, San Siro.

Kondisi Fisik Cristiano Ronaldo Sangat Menakjubkan !

Kondisi Fisik Cristiano Ronaldo Sangat Menakjubkan !

Cristiano Ronaldo belum lama ini baru saja menjalani tes kesehatan bersama klub barunya Juventus. Hasil tes yang keluar setelah proses pemeriksaan ternyata diluar perkiraan, meski sudah berumur 33 tahun, ternyata Cristiano Ronaldo masih memiliki kondisi tubuh yang sama dengan pemain yang berusia 20 tahun.

 

Menurut hasil tes yang didapat dari Continasa beberapa waktu yang lalu, kondisi tubuh yang dimiliki oleh Ronaldo terbilang sangat baik. Seperti yang kita ketahui, Ronaldo menjadi salah satu pemain yang sangat menjaga kesehatan tubuhnya. Ia kerap kali kedapatan sedang melakukan latihan secara intensif agar tubuhnya tetap terjaga dengan baik.

 

Jika kita melihat tubuh yang dimiliki Ronaldo, memang tidak terlihat seperti tubuh orang yang memiliki usia 33 tahun. Komposisi tubuh yang dimiliki Ronaldo lebih menunjukkan postur pemain muda yang berusia 20 tahunan.

 

Pemeriksaan yang dilakukan pada tanggal 16 Juli kemarin, kondisi fisik Ronaldo dinyatakan lolos dan siap untuk bermain. Melihat hasil pemeriksaan yang ada, lemak yang ada pada tubuh Ronaldo hanya berada di angka 7%. Angka ini tergolong rendah, pasalnya rata-rata lemak pada tubuh pemain sepakbola profesional lainnya mencapai angka 10 hingga 11 persen.

 

Tidak sampai disitu saja, massa otot yang ada pada tubuh Ronaldo juga mencapai 50%. Angka ini jauh lebih besar 4% ketimbang pemain lainnya. Rata-rata massa otot yang dimiliki pemain profesional seperti dirinya adalah 46%.

 

Seperti yang kita ketahui, Ronaldo memang mengalami penurunan kecepatan. Semua tahu jika dulu Ronaldo sangat mengandalkan kecepatan untuk menaklukkan lawannya. Sayangnya sekarang gaya bermainnya sudah berubah dan ia juga kerap melatih finishingnya agar sempurna. Meski begitu, ia masih menjadi pemain tercepat dengan raihan kecepatan berlari hingga 33.8 km/h.

 

 

Bakayako: Gabung Milan Adalah Keputusan Tepat

Bakayako: Gabung Milan Adalah Keputusan Tepat

Tiemoue Bakayako menjelaskan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan AC Milan adalah pilihan yang tepat. Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki hubungan yang cukup baik dengan Gennaro Gattuso.

 

Bakayako sendiri merupakan pemain asal Prancis. Dirinya bergabung dengan AC Milan pada tahun 2018 silam. AC Milan mendatangkan Bakayako dari klub Premier League, Chelsea. Sayangnya sang pemain gagal beradaptasi dengan lingkungan barunya.

 

Karena kesulitan menyesuaikan diri dengan gaya bermain di AC Milan, dirinya mendapatkan banyak kritikan pedas dari para fans. Bahkan Gattuso juga melayangkan kritik kepada dirinya terkait performanya tersebut.

 

Namun Bakayako menjelaskan bahwa situasi yang menimpa dirinya saat ini adalah hal yang wajar. Ia menjelaskan bahwa tidak semua pemain dapat beradaptasi dengan cepat dengan lingkungan yang baru. Ia juga menegaskan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan AC Milan bukanlah pilihan yang salah.

 

“Tidak pernah sekalipun saya berfikir bergabung di Milan adalah keputusan yang salah. Tidak semua berjalan baik, termasuk dalam karir sepakbola saya.”

 

“Terkadang pemain sulit untuk beradaptasi dengan lingkunganb aru. Itu juga terjadi ketika saya bermain di Chelsea dan Monaco. Saya tidak terkejut hal itu kembali terulang disini. Saya perlu waktu yang agak lama untuk beradaptasi,” ungkap Bakayako kepada Corriere Dello Sport.

 

“Gattuso adalah orang yang sangat baik. Kami berkomunikasi setiap hari. Kami hanya perlu memahami satu sama lain dengan pandangan yang sederhana. Hubungan kami berjalan dengan sempurna,” tutup Bakayako.

Juventus Akan Jadi Tempat Berlabuh Zidane ?

Juventus Akan Jadi Tempat Berlabuh Zidane ?

Fakta yang cukup mengejutkan baru saja terdengar dari Zinedine Zidane. Pasalnya menurut kabar yang beredar, Zidane akan menjadi nahkoda bagi klub Juventus, klub dimana mantan asuhannya, Cristiano Ronaldo bermain.

 

Karir kepelatihannya di Real Madrid dulu memang terbilang ciamik. Ia berhasil menyumbangkan satu gelar La Liga dan juga tiga gelar Liga Champions. Banyak pihak yang memuji ketangkasan Zidane dalam melatih Real Madrid.

 

Namun di era gemilangnya tersebut, Zidane justru memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Real Madrid. Sebenarnya ada banyak rumor yang mengatakan bahwa Manchester United ingin mendatangkan Zidane untuk menggantikan posisi Jose Mourinho. Tapi menurut lansiran yang dikeluarkan oleh pihak El Pais, Zidane justru akan menginjakkan kakinya di Juventus.

 

Bukan Sosok Asing

 

Jika kita melihat posisi Jose Mourinho di United saat ini memang terbilang membahayakan. Pasalnya ia gagal menunjukkan kualitas para pemainnya di kompetisi Premier League. United bahkan harus menelan kekalahan atas Brighton dengan skor 3 – 2. Melihat hal tersebut, Mourinho dikabarkan tengah berseteru dengan jajaran United dan juga para pemain.

 

Juventus sendiri ingin mendatangkan Zidane karena ia sudah berpengalaman dalam menghadapi Liga Champions. Sebenarnya Massimiliano Allegri juga melatih Juventus dengan cukup baik dan sudah menyumbangkan tiga trofi Serie A secara beruntun. Namun jajaran Juventus belum puas karena Allegri gagal membawa Juventus meraih gelar Liga Champions, oleh karena itu, mereka ingin mendatangkan Zidane.

 

Zidane sendiri bukanlah orang asing bagi Juventus. Pada tahun 1666 – 2001 dulu, Zidane pernah membela klub ini dan berhasil meraih penghargaan Ballon D’Or bersama Juventus.