Category Archives: Piala Dunia 2018

Neuer: Kami Terima Keputusan Pensiun Ozil

Neuer: Kami Terima Keputusan Pensiun Ozil

Manuel Neuer selaku kiper utama timnas Jerman menjelaskan bahwa skuat Jerman menerima keputusan Mesut Ozil untuk pensiun dari timnas Jerman. Bahkan Neuer mengatakan bahwa keputusan yang sudah diambil oleh Ozil adalah keputusan yang tepat.

 

Seperti yang kita ketahui, Ozil memutuskan pensiun dari timnas setelah sebelumnya gagal membawa timnas Jerman meraih gelar juara pada kompetisi Piala Dunia 2018 kemarin. Bahkan bisa dibilang performa yang ditunjukkan sang pemain pada kompetisi tersebut cukup buruk. Banyak kritikan dan hujatan rasial yang dilayangkan para fans Jerman kepada dirinya.

 

Sang pemain sendiri mengatakan bahwa ia menerima jika kritikan tersebut dilayangkan untuk performa buruknya, tetapi yang tidak bisa diterima adalah kritikan rasis yang menyangkut pautkan dirinya dengan darah Turki, Ozil memang merupakan anak berdarah campuran Jerman dan Turki. Ozil merasa tindakan yang dilayangkan para fans sangat tidak beralasan.

 

 

Skuat Jerman Menerima Keputusan Pensiun Ozil

 

 

Ozil dan gundogan memang menjadi tempat pelampiasan rasa kecewa fans. Neuer menjelaskan jika Jerman dapat melaju dengan performa yang baik, para fans tidak akan melayangkan kritikan bersifat rasis meski Jerman gagal meraih gelar juara.

 

“Jika Ozil dan Gundogan dapat bermain apik bersama pemain lainnya, tentu mereka tidak akan mendapatkan kritikan semacam itu. Kita juga tidak akan membahas tentang keputusan pensiun Ozil,” ungkap Neuer seperti dilansir pihak Fourfourtwo.

 

“Pensiun adalah keputusan pemain, itu keputusannya sendiri, kami tidak memintanya pensiun. Ozil sudah menemukan alasan untuk pensiun dan kami terima hal itu.”

 

“Seorang pemain yang gagal meraih gelar bersama timnas memang wajar memutuskan untuk pensiun. Sama seperti halnya pemain lama yang memutuskan untuk pensiun di Piala Dunia ataupun Piala Eropa.”

 

Jerman tetap dinilai akan berjaya, pasalnya masih banyak pemain muda berbakat yang bisa membuka kesempatan bagi Jerman untuk meraih gelar juara Piala Dunia mendatang.

Rekor Dunia Yang Tercipta Pada Pergelaran Piala Dunia 2018

Rekor Dunia Yang Tercipta Pada Pergelaran Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 memang telah resmi berakhir. Perancis menjadi pemegang trofi pada pergelaran bergengsi tersebut. Kylian Mbappe dan rekan berhasil menunjukkan permainan yang apik sehingga mereka berhasil menumbangkan Kroasia pada pertandingan final kompetisi tersebut.

Tetapi ada hal menarik yang patut mendapatkan perhatian, yakni rekor-rekor baru yang tercipta pada pergelaran Piala Dunia 2018. Bahkan rekor baru tersebut tercatatkan kedalam buku rekor dunia Guiness World Records. Penasaran siapa saja pemain yang berhasil mencatatkan rekor dunia yang baru ?

 

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

Rekor pertama dicatatkan oleh Cristiano Ronaldo. Ia menjadi pemain tertua yang berhasil mencetak hat-trick dalam kompetisi Piala Dunia 2018. Saat ini ia telah bergabung dengan Juventus dengan nilai transfer mencapai 120 juta Poundsterling. Berkat rekor yang ia pecahkan, namanya berhasil tercatatkan didalam buku Guiness World Records.

 

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

Rekor kedua dicatatkan oleh timnas Kroasia. Negara ini menjadi negara terkecil yang pernah masuk kedalam kompetisi Piala Dunia sepanjang sejarah. Meski merupakan negara yang kecil dengan jumlah penduduk 4,1 juta jiwa, Kroasia berhasil memasuki babak final dan berhadapan dengan Perancis. Meski kalah, pasukan Luka Modric tersebut berhasil memberikan warna baru dalam dunia sepakbola dunia.

 

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

Kompetisi Piala Dunia 2018 mencatatkan rekor baru di Guiness World Records, sayangnya kali ini rekor yang diraih adalah rekor yang buruk, yakni rekor gol bunuh diri terbanyak selama kompetisi Piala Dunia. Dari total torehan gol yang ada yakni 169 gol, ada 12 gol yang tercipta akibat kesalahan pemain sehingga tercipta gol bunuh diri.

 

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

Felipe Baloy menjadi pemain tertua yang berhasil mencetak gol di pertandingan debutnya di Piala Dunia 2018. Ia adalah pemain yang membela Panama. Meski mereka harus tumbang saat berhadan dengan Inggris dengan skor 6 – 1, tetapi gol tunggal yang tercipta berasal dari kaki sang pemain. Felipe Baloy tengah berusia 37 tahun pada saat bertanding melawan Inggris.

 

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

Rekor pemain tertua yang ada di Piala Dunia 2018 jatuh pada Essam El Hadary, yakni penjaga gawang yang bermain untuk Mesir dan berusia 45 tahun. Ia berhasil mencatatkan nama sebagai pemain tertua di Guiness World Records.

Piala Dunia 2018, Guinness World Records Catat Sejumlah Rekor Baru

 

Rekor terakhir jatuh pada Harry Kane, kapten timnas Inggris. Ia berhasil menorehkan rekor sebagai pemain kapten yang menyumbangkan gol terbanyak di kompetisi Piala Dunia. Ia juga dianugerahi Golden Shoes pada kompetisi tersebut.

Begini Curhatan Mesut Ozil Setelah Putuskan Pensiun Dari Timnas

Begini Curhatan Mesut Ozil Setelah Putuskan Pensiun Dari Timnas

Pemain gelandang timnas Jerman yang banyak berkontribusi pada kemenangan mereka di tahun 2014 silam adalah Mesut Ozil. Sayangnya sang pemain memutuskan untuk pensiun dari timnas Jerman setelah timnya gagal meraih kemenangan dalam kompetisi Piala Dunia 2018.

 

Pada Piala Dunia 2018 kemarin, memang banyak pihak yang memberikan kritik pedas terhadap performa yang ditunjukkan Ozil selama pertandingan. Bahkan banyak orang yang mempertanyakan loyalitas yang ditunjukkan Ozil. Seperti yang kita tahu, Ozil memiliki dua darah dalam dirinya, yakni darah Jerman dan juga Turki.

 

“Saya memakai jersey Jerman dengan bangga. Tetapi saat ini rasanya berat bagi saya. Keputusan ini memang berat, tetapi saya sudah mempertimbangkan semuanya sebelum mengambil keputusan ini. Saya sudah pastikan akan berhenti dari timnas Jerman,” tulis Ozil melalui Twitter resmi miliknya.

 

Mesut Ozil Pensiun dari Timnas Jerman, Ini Curhatnya di Twitter

 

Sang pemain merasa kesal karena performa buruknya selalu dikaitkan dengan darah Turki yang ia miliki.

 

“Jika kalian mengkritik saya karena performa buruk saya maka akan saya terima karena saya bukan pemain bola yang sempurna. Tetapi saya tidak bisa terima dengan perkataan media Jerman yang menjelaskan bahwa performa buruk saya dikarenakan saya berdarah Turki.”

 

“Menurut Renhard Grindel dan pendukungnya, satya adalah seorang pemain timnas Jerman saat menang, tetapi ketika Jerman kalah, saya dianggap sebagai imigran. Saya lahir dan besar di Jerman. Saya juga belajar di Jerman, saya adalah orang Jerman. Saya bingung mengapa semua orang beranggapan bahwa saya bukanlah orang Jerman.”

 

Melihat keputusan yang ia buat, banyak pro dan kontra. Tidak sedikit orang yang memberikan dukungan dan tidak sedikit juga yang memberikan cacian terkait keputusannya tersebut.

4 Pemain Yang Jadi Incaran Klub Besar Usai Tampil Apik Di Piala Dunia 2018

4 Pemain Yang Jadi Incaran Klub Besar Usai Tampil Apik Di Piala Dunia 2018

Pergelaran akbar Piala Dunia 2018 telah resmi berakhir. Pada Piala Dunia 2018 Perancis keluar sebagai pemegang trofi. Meski pergelaran ini sudah berakhir, masih ada banyak perbincangan seputar pemain yang tampil apik di kompetisi tersebut.

Bahkan sangking apiknya pemain tersebut, banyak klub yang ingin mendatangkan mereka. Siapa saja pemain tersebut ?

1. Benjamin Pavard

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Awalnya Benjamin hanya dilabeli sebagai pemain pengganti Djibril Sibide saja di Piala Dunia kemarin. Ia berhasil membuktikan kualitas dirinya ketika menyumbangkan satu gol saat berhadapan dengan Argentina.

Ia sebenarnya pernah absen pada satu pertandingan Perancis di Piala Dunia, yakni ketika Perancis berhadapan dengan Denmark. Meski begitu, pertandingan tersebut bukanlah pertandingan yang penting bagi kedua belah tim.

Melihat keapikannya dalam bermain, Mauricio Pochettino menaruh perhatian lebih kepada dirinya dan ingin memboyongnya untuk bermain di Tottenham. Sayangnya Bayern Munchen tampaknya jauh lebih cepat dan sudah mempersiapkan dana sekitar 31 juta Pounds untuk mendatangkan sang pemain.

2. Aleksandr Golovin

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Siapa coba yang tidak ingat dengan penampilan apik Aleksandr saat berhadapan dengan Arab Saudi ? Ia berhasil membawa timnya keluar sebagai pemenangan dengan agregat skor 5 – 0.

Kemampuan Aleksandr dalam melakukan dribble bola serta kecepatannya dalam berlari merupakan poin plus yang membuatnya tampak berbeda dibandingkan pemain lainnya.

Banyak klub besar yang menaruh perhatian kepada Aleksandr, misalnya saja Chelsea, Manchester City dan juga klub asal Italia, Napoli.

3. Hirving Lozano

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Meksiko memang gagal dalam kompetisi Piala Dunia 2018. Tetapi ada satu sosok yang menjadi sorotan publik, dia adalah Hirving Lozano. Sang pemain menuai banyak pujian dari publik berkat gol yang ia cetak saat berhadapan dengan Jerman.

Banyak klub Eropa yang menaruh perhatian kepada sang pemain, sebut saja Barcelona, Everton dan juga Tottenham. Penampilan apiknya bersama Meksiko memang patut diapresiasi.

4. Harry Maguire

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Inggris harus puas dengan posisi keempat pada kompetisi Piala Dunia tahun ini. Sebelumnya Inggris diragukan dapat maju ke babak perempat final, tetapi karena kemampuan Souhgate dalam mengolah komposisi tim, Inggris berhasil maju meski harus berhenti saat berhadapan dengan Belgia.

Satu pemain yang paling terlihat menonjol adalah Harry Maguire. Ia merupakan pemain yang sangat handal dalam bertahan. Bahkan ia berhasil mencetak satu gol saat berhadapan dengan Swedia.

Saat ini ia bermain untuk klub Leicester, meski begitu, menurut kabar yang beredar, Manchester United kabarnya juga ingin mendatangkan sang pemain untuk bermain di Old Trafford. United sendiri telah mempersiapkan dana sekitar 50 juta Pounds untuk menarik sang pemain dari Leicester.

 

 

Pogba Nyanyikan Its Coming Home Tuk Ejek Fans Inggris ?

Pogba Nyanyikan Its Coming Home Tuk Ejek Fans Inggris ?

Perancis baru saja memenangkan kompetisi bergengsi Piala Dunia 2018. Mereka berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4 – 2 pada pertandingan tersebut sedangkan Belgia berhasil menduduki posisi ketiga setelah menumbangkan Inggris dengan skor 2 – 0. Sayangnya ada satu hal yang menjadi sorotan, yakni lagi Its Coming Home. Kali ini sosok Pogba-lah yang terlihat sangat senang ketika menyanyikan lagu tersebut.

Pogba Bercanda

Inggris sejatinya mampu masuk ke babak semi final Piala Dunia 2018. Sayangnya banyak yang menilai bahwa lawan yang dihadapi Inggris bukanlah lawan yang kuat sehingga mereka bisa beruntung masuk ke babak tersebut. Keberuntungan mereka harus kandas saat bertemu dengan tim kuat Kroasia. Inggris tampik dengan sangat buruk pada pertandingan tersebut. Padahal fans Inggris sejak fase grup sudah meneriakkan lagu Its Coming Home dengan sangat antusias.

Setelah menelan kekalahan, fans Inggris akhirnya menuai ejekan dari warganet. Banyak pihak yang mengatakan fans Inggris terlalu percaya diri dengan menyanyikan lagu Its Coming Home sejak awal.

Kali ini Pogba lah yang kedapatan kamera menyanyikan lagu tersebut. Pogba yang sedang memegang trofi juara terlihat sangat senang ketika menyanyikan lagu tersebut. Entah apa maksudnya, mungkin untuk menyindir Inggris ? Who know ?

Peran Penting Pogba

Memang ada permintaan maaf dari Pogba terkait video tersebut. Pogba mengatakan hanya bercanda tanpa ada maksud menghina fans Inggris. Seperti yang kita ketahui, Pogba bermain untuk klub raksasa Inggris, Manchester United sehingga ia tidak bisa berbicara sembarangan mengenai Inggris.

Tetapi diluar benar atau tidaknya ejekan tersebut, kita perlu mengapresiasi performa Pogba. Sang pemain turut ambil dalih dalam kemenangan Perancis pada kompetisi Piala Dunia 2018.

Matuidi Bantah Rumor Yang Mengatakan Timnas Kroasia Kelelahan

Matuidi Bantah Rumor Yang Mengatakan Timnas Kroasia Kelelahan

Perancis akan berhadapan dengan Kroasia pada pertandingan final Piala Dunia 2018. Pertandingan tersebut nantinya akan diadakan di Luzhniki Stadium. Melihat kondisi timnas Kroasia yang tampaknya belum fit, tentunya ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Perancis.

Kroasia berhasil menumbangkan Denmark juga Rusia melalui extra time serta pinalti. Bahkan Kroasia juga memasuki extra time saat berhadapan dengan Ingris. Banyak spekulasi yang bermunculan yang mengatakan bahwa timnas Kroasia saat ini sedang kelelahan karena memainkan banyak pertandingan dengan tambahan waktu yang cukup panjang.

Banyak pertanyaan yang mengatakan “apakah masih ada kekuatan bagi Kroasia setelah tiga extra time beruntun ?”

Prancis - Road to Final

Sayangya pertanyaan itu dibantah oleh tegas oleh Blaise Matuidi yang menjadi gelandang Perancis. Menurut Matuidi, anggapan itu adalah anggapan yang salah. Bahkan Matuidi mengatakan Kroasia adalah tim yang sangat mengerikan.

“Kroasia kelelahan ? Yang benar saja ! Lihatlah keganasan mereka saat melibas timnas Inggris. Justru Inggris yang terlihat kelelahan,” ungkap Matuidi seperti yang dilansir oleh pihak FIFA.com.

“Kroasia itu adalah tim yang mengerikan. Mereka petarung sejati dan kami harus fokus saat berhadapan dengan mereka.”

Jika kita melakukan sedikit flashback, memang perjalanan Perancis untuk masuk ke babak final tidaklah mudah. Meski begitu timnas Perancis belum pernah masuk ke babak extra time selama menjalani pertandingan di Piala Dunia 2018.

Perancis mampu menang setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4 – 3 melalui cetakan gol Antoine Griezmann, Benjamin Pavard dan juga Kylian Mbappe.

Tahukah Anda?

Memasuki babak perempat final mereka juga berhasil membuat Uruguay bertekuk lutut dengan skor 2 – 0. Gol mereka tercipta melalui aksi Raphael Varane serta Griezmann.

Bahkan di babak semifinal, mereka berhasil menjaga clean sheet saat berhadapan dengan Belgia. Mereka berhasil meraih kemenangan setelah Samuel Umtiti menyundul bola pada menit ke 51.

Piala Dunia 2018, Timnas Inggris, Timnas Kroasia, Glenn Hoddle

Glenn Hoddle Sebut Lini Pertahanan Inggris Bermasalah

Glenn Hoddle yang menjadi salah satu legenda di Inggris mengatakan bahwa dirinya tidak puas dengan lini pertahanan yang ada di skuat Inggris pada pertandingan melawan Kroasia kemarin.

Pada pertandingan tersebut Inggris memang harus menelan kekalahan yang teramat pahit, pasalnya gol kemenangan yang dicetak oleh Kroasia tercipta pada babak extra time. Nama Mario Mandzukic lah yang tercatatkan di papan skor, gol yang tercetak pada menit ke 105 tersebut membawa Kroasia masuk ke babak final.

Stones Ketiduran

Kegagalan Inggris tersebut menambah rentetan kegagalan Inggris dalam meraih gelar juara di Piala Dunia. Inggris nantinya akan berhadapan dengan Belgia untuk memperebutkan posisi ketiga dalam kompetisi Piala Dunia 2018.

Gol yang dicetak oleh Mandzukic berasal dari sundulan Ivan Perisic. Hoddle melihat bahwa pemain Inggris seharusnya dapat mengantisipasi serangan itu dengan mudah.

“Mereka sebenarnya bisa mengantisipasinya, tetapi mereka tertidur ! Sundulan tersebut bukanlah hal yang spesial, sayangnya pemain belakang Inggris seperti singa yang sedang tertidur. Penyelesaian dari Mandzukic memang sempurna, tetapi seharusnya itu tidak terjadi,” ungkap Hoddle seperti dilansir pihak Express.

“Kesempatan itu memang sudah ditunggu oleh Kroasia, tetapi seharusnya kesempatan itu bisa dimentahkan dengan mudah.”

Seharusnya Bisa Dihindari

“John Stones seperti tertidur dan Mandzukic mengambil kesempatan itu dengan baik.”

“Kesempatan itu terjadi hanya beberapa detik saja dan diakibatkan karena mereka kehilangan konsentrasi. Saat mereka sadar, bola sudah masuk kedalam gawang,” tutupnya.

Pada pertandingan yang akan diadakan pada tanggal 15/7 mendatang, timnas Kroasia akan berhadapan dengan tim unggulan, Perancis. Tim asuhan Didier Deschamps mampu melaju lebih dulu setelah menumbangkan Belgia dengan skor 1 – 0.

 

Deschamp Akui Belajar Dari Kegagalan Saat Euro 2016

Deschamp Akui Belajar Dari Kegagalan Saat Euro 2016

Didier Deschamps selaku pelatih timnas Perancis mengatakan bahwa kemenangan yang diraih pada kompetisi Piala Dunia 2018 merupakan hasil dari pembelajaran saat kegagalan di Euro 2016 silam. Seperti yang kita ketahui, Perancis baru saja mengalahkan timnas Belgia dengan skor tipis 1 – 0 pada kompetisi Piala Dunia 2018.

Berkat kemenangan tersebut, Perancis menjadi finalis pertama Piala Dunia 2018. Sebenarnya Perancis sudah berhasil memasuki babak final di kompetisi Euro 2016 silam, sayangnya mereka harus tumbang saat berhadapan dengan Portugal.

Lebih Kuat

Deschamps selaku pela5tih mengatakan bahwa kekalahan yang diterima timnya pada Euro 2016 memberikan motivasi tersendiri bagi Perancis.

“Terlihat adanya kemajuan yang pesat didalam tim kami,” ungkap Deschamps melalui halaman resmi FIFA.

Deschamps juga mengatakan bahwa kekalahan atas Portugal memberikan mereka pelajaran berharga untuk menghadapi tim yang ada di kompetisi Piala Dunia 2018. Terbukti, Perancis mampu menjadi finalis pertama di Piala Dunia 2018.

“Kami memiliki pemain yang solid dan kuat bahkan untuk dua hingga empat tahun kedepan.”

“Para pemain semakin berkembang setelah kalah atas Portugal di Euro 2016 kemarin. Memang kami tidak selalu bermain bagus, tetapi kami terus belajar dari kesalahan kami. Yang terpenting adalah kami terus berkembang dan kami berhasil menjadi finalis Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Belgia.”

Sukses di Piala Dunia 2018, Prancis Belajar Dari Kegagalan Euro 2016

Kemenangan Perancis atas Belgia memang sangat dramatis dimana persaingan terjadi dengan sangat sengit. Sebenarnya Belgia yang memegang kontrol bola, tetapi barisan pertahanan Perancis yang kokoh tidak mampu ditembus oleh Belgia. Samuel Umtiti lah nama yang tercatatkan di papan skor setelah mencetak gol melalui sundulannya di menit ke-51.

Seaman Percaya Jordan Pickford Mampu Buktikan Kualitasnya

Seaman Percaya Jordan Pickford Mampu Buktikan Kualitasnya

David Seaman selaku mantan kiper timnas Inggris mengaku percaya dengan kemampuan Jordan Pickford meski banyak kritik yang dilontarkan kepada Pickford.

Sebelum kompetisi Piala Dunia 2018 dimulai memang sempat terjadi perdebatan terkait kiper yang akan ditunjuk sebagai kiper timnas Inggris. Sebenarnya banyak yang tidak setuju dengan pemilihan Pickford sebagai kiper timnas, pasalnya Pickford dianggap tidak memiliki tinggi badan yang ideal sebagai seorang kiper.

Panggung Utama

Sayangnya semua kritik tersebut tidak didengarkan oleh Gareth Southgate. Bahkan sang kiper yang terus menerima kritik mampu menunjukkan performa yang apik pada kompetisi Piala Dunia tahun ini.

Seaman yang pernah menjaga gawang Inggris juga percaya dengan kualitas yang dimiliki Pickford.

“Pickford adalah pemain yang sangat percaya diri,” ungkap Seaman seperti dilansir oleh pihak BBC Radio 5 Live.

Bungkam Kritik

“Jika kalian melihat performa Pickford saat bertanding, saya rasa itu sudah membuktikan siapa Pickford. Banyak penyelamatan gemilang yang dilakukan oleh Pickford.”

“Pickford berhasil membungkam setiap mulut yang mengkritiknya. Lihat saja permainan yang ia tunjukkan. Ia adalah kiper kelas dunia dan ia bermain bagus di Piala Dunia.”

“Banyak orang yang meragukan karena melihat tinggi badannya yang tidak ideal. Tapi kiper Inggris yang legendaris, Peter Shilton juga memiliki postur badan yang mirip dengannya. Jadi pendek atau tinggi itu tidak ada hubungannya.”

David Seaman: Jordan Pickford Bungkam Semua Pengkritik

“Banyak yang melontarkan kritik saat melawan Belgia. Tetapi Pickford mampu menjawabnya dengan caranya yang unik.”

Pickford diyakini akan tetap menjaga gawang Inggris saat berhadapan dengan Kroasia nanti.

Belgia Sukses Tumbangkan Brasil Dengan Skor 2 - 1

Belgia Sukses Tumbangkan Brasil Dengan Skor 2 – 1

Belgia sudah memastikan diri untuk melaju ke babak semifinal kompetisi Piala Dunia 2018 setelah membungkam Brasil dengan skor 2 – 1 pada pertandingan perempat final yang diadakan di Kazan Arena pada hari Sabtu 7/7 dini hari tadi.

Belgia berhasil unggul atas Brasil pada babak pertama dimana satu gol tercipta dari gol bunuh diri yang dilakukan oleh Fernandinho. Satu gol sisanya disumbangkan oleh Kevin De Bruyne.

Susunan Pemain

Saat memasuki menit ke-13, Belgia berhasil mencuri satu angka berkat kesalahan Fernandinho. Alih-alih ingin menghalangi bola melalui sundulan sepak pojok, bola yang sebelumnya mengenai Vincent Kompany justru mengenai lengan Fernandinho sehingga terciptalah gol bunuh diri tim Brasil.

Melihat ketertinggalan gol, Brasil mulai bermain lebih agresif, tapi sayangnya keagresifan mereka justru berbuah petaka. Pada menit ke-31, Kevin De Bruyne menggandakan keunggulan melalui tendakan keras kaki kanan yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper Brasil. Skor bertahan 2 – 0 hingga peluit tanda akhirnya babak pertama dibunyikan.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua permainan Brasil terlihat meningkat berkat perubahan taktik yang dilakukan oleh Tite. Willian digantikan dengan Roberto Firmino. Masuknya Firmino makin mempertajam lini penyerangan Brasil.

Melihat situasi yang tidak kunjung berubah, Tite memutuskan untuk memasukkan Renato Augusto untuk menggantikan Paulinho. Keputusan ini menjadi langkah yang tepat. Selang tiga menit bermain, Renato berhasil mencetak satu gol melalui assist yang diberikan oleh Philippe Coutinho.

Hasil gambar untuk belgia vs brasil

Sayangnya Brasil tidak mampu mengejar ketertinggalan mereka. Menjelang akhir pertandingan sebenarnya Brasil memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya aksi heroik dari Courtois mampu mementahkan peluang tersebut. Laga ditutup dengan skor 2 – 1.

Dengan kemenangan ini Belgia sudah dipastikan melaju ke babak semifinal dan Brasil harus gugur dari kompetisi Piala Dunia tahun ini.