Category Archives: Liga Inggris

Pogba Beri Dukungan Agar Solskjaer Jadi Pelatih Tetap United

Pogba Beri Dukungan Agar Solskjaer Jadi Pelatih Tetap United

Tampaknya para pemain Manchester United setuju jika Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih tetap klub. Salah satu pemain yang memberikan dukungan penuh kepada sang pelatih adalah Paul Pogba.

 

Tidak bisa dipungkiri, Paul Pogba menjadi pemain yang cukup mentereng di Manchester United pada masa kepelatihan Solskjaer. Pada awal musim kemarin, Pogba menjadi pemain yang kerap mendapatkan kritikan pedas dari publik, bukan hanya karena inkonsistensinya saja, tapi juga karena hubungan buruknya dengan Jose Mourinho.

 

Tidak ada yang tahu mengapa performa Pogba di United pada awal musim sangat buruk. Padahal Pogba sudah membantu Timnas Perancis untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2018.

 

Apapun yang ada dibalik kegagalannya pada awal musim, satu hal yang harus kita setujui adalah performa gemilang Pogba dibawah komando Solskjaer. Dari 12 laga yang ia mainkan, Pogba berhasil mencetak sembilan gol serta enam assist. Itulah yang menjadi alasan Pogba memberikan dukungan kepada sang pelatih.

 

Paul Pogba 100 Persen Setuju Jika Solskjaer Jadi Pelatih Tetap MU

 

“Ya ! Kami ingin ia tetap berada disini. Hasilnya positif, hubungan kami dengan Gunnar sangat baik. Dia juga sangat menghargai kerja keras para pemain.”

 

“Saat kami merasa senang, ia juga merasa senang, begitu juga sebaliknya. Solskjaer pantas mendapatkan kesempatan ini. Dia tahu tentang klub ini, ia adalah pelatih yang bisa membawa kegembiraan dan rasa percaya pada para pemain,’ buka Pogba seperti dilansir Daily Mail.

 

“Saya tidak ingin membahas masa lalu. Saya lebih senang jika kita membahas masa depan, karena yang paling penting adalah masa depan. Kami merasa lebih baik saat ini dan kami ingin meraih posisi empat besar.”

Matic: United Akan Cegah City Raih Empat Gelar

Matic: United Akan Cegah City Raih Empat Gelar

Nemanja Matic selaku pemain gelandang Manchester United menegaskan bahwa timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih trofi Liga Champions dan Piala FA di akhir musim 2018/19. Matic juga bertekad untuk mencegah rival mereka, Manchester City untuk meraih empat gelar pada musim ini.

 

Performa United sempat terpuruk kala dilatih oleh Jose Mouriho. Sepeninggalan Mourinho, manajemen United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer untuk menukangi klub. Dibawah komando Solskjaer, performa United terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini mereka menjadi kandidat yang kuat untuk meraih trofi FA dan juga Champions.

 

Namun jalan mereka tidaklah mudah, pasalnya rival mereka, Manchester City juga tampil dengan apik pada musim ini. Tidak hanya menjadi kandidat terkuat peraih trofi Premier League, mereka juga bertekad untuk menyabet gelar lainnya, yakni FA Cup da Liga Champions.

 

Target MU di Sisa Musim Ini: Mencegah Man City Raih Quadruple

 

Matic menjelaskan bahwa City adalah tim yang hebat, namun bukan berarti United akan memberikan semua gelar kepada mereka. Matic berjanji akan bermain dengan maksimal untuk merebut trofi FA dan Champions pada musim ini.

 

“Manchester City adalah tim yang luar biasa. Mereka sama seperti kami, bertekad untuk meraih semua gelar. Tapi kami ada disini untuk bersaing dengan mereka.”

 

“Ketika kalian mengakhiri musim dengan torehan trofi, semua akan terasa berbeda. Kami akan berjuang untuk meraih trofi !.”

 

“Kami bisa bersaing baik di Liga Champions maupun FA Cup. Kami harus berada di empat besar dan kami akan mengerahkan semuanya untuk bisa sampai disana. Kami memiliki kualitas untuk berada disana,” tutup Matic.

 

United Siap Tuk Datangkan Rabiot

United Siap Tuk Datangkan Rabiot

Manchester United kabarnya memiliki ketertarikan untuk mendatangkan pemain gelandang PSG, Adrien Rabiot pada bursa transfer pemain mendatang.

 

Sebenarnya Rabiot menjadi incaran banyak klub pada musim lalu, salah satunya adalah Barcelona. Hal ini tidak lepas dari keapikan performanya diatas lapangan.

 

Jika melihat karirnya bersama PSG, bisa dibilang Rabiot masih memiliki karir yang cukup cerah. Namun Rabiot secara mengejutkan mengumumkan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang baktinya di PSG.

 

Meski telah memutuskan untuk hengkang, hingga kini Rabiot masih belum memutuskan kemana ia akan berlabuh nantinya. Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa Rabiot akan bermain di Inggris.

 

Barca Mundur, MU Siap Boyong Rabiot

 

Barcelona juga menjadi klub yang paling santer dikabarkan akan memboyong Rabiot. Namun karena mereka sudah sukses mendapatkan tanda tangan Frenkie de Jong, mereka akhirnya mundur dari perburuan sang pemain.

 

Menurut lansiran The Sun, Manchester United juga dikabarkan memiliki ketertarikan dengan sang pemain. Selain itu United juga dapat mendatangkan sang pemain secara gratis sehingga mereka menjadi lebih beringas untuk mendatangkan sang pemain.

 

Menurut sumber yang sama, Rabiot juga diincar klub besar lain di Eropa, misalnya saja Liverpool, Tottenham Hotspur, hingga Arsenal.

 

Rabiot sendiri akan mendapatkan gaji sekitar 10 juta Euro permusimnya, atau sekitar 200 ribu Pounds per pekannya dengan bonus bergabung senilai 10 juta Euro. Namun benar atau tidaknya berita ini masih menjadi tanda tanya, pasalnya sang pemain belum mengungkapkan kemana ia akan berlabuh nantinya.

 

Ferdinand Sarankan United Rekrut Bale Dan Jadon Sancho

Ferdinand Sarankan United Rekrut Bale Dan Jadon Sancho

Mantan pemain bertahan Manchester United, Rio Ferdinand memberikan saran kepada mantan klubnya untuk merekrut Gareth Bale dan Jadon Sancho pada musim panas mendatang. Menurut Ferdinand, kedua pemain tersebut mampu memberikan daya gedor bagi Setan Merah.

 

Gareth Bale sendiri tengah berada dalam situasi yang sulit di Real Madrid. Banyak kabar yang mengatakan Bale akan segera meninggalkan Madrid pada musim depan. Sementara itu Sancho sendiri menjadi pemain yang penting bagi Dormund. Namun banyak kabar yang mengatakan sang pemain ingin kembali bermain di Premier League.

 

Hasil gambar untuk sancho bale

 

Meski United sudah berada dalam kondisi sempurna, Ferdinand mengatakan bahwa United masih membutuhkan tambahan tenaga agar bisa bersaing untuk memperebutkan gelar di musim depan.

 

Ketika ditanya mana pemain yang paling diharapkan untuk bergabung dengan United, Ferdinand menjawab keduanya. Ferdinand sangat paham akan kondisi finansial United. Menurutnya United mampu mendatangkan kedua pemain itu pada bursa transfer musim depan.

 

Hasil gambar untuk sancho bale

 

“Bale ataukah Sancho ? Jawabnya adalah keduanya. United adalah klub hebat dan juga kaya, mereka bisa mendatangkan keduanya sekaligus. Kedua pemain itu sangat berbeda, kalian tidak bisa membandingkan keduanya.Yang satu berada di titik start, dan yang satunya lagi hampir mendekati garis finish,” buka Ferdinand kepada pihak talkSPORT.

 

“Potensi yang dimiliki Sancho sangat besar, ia bisa menjadi apapun yang ia mau, dan Gareth Bale, kalian bisa melihat torehan apa saja yang sudah ia sumbangkan selama bermain sepakbola.”

 

Van Djik Merasa Senang Bisa Cetak Dua Gol Bagi Liverpool

Van Djik Merasa Senang Bisa Cetak Dua Gol Bagi Liverpool

Virgil van Djik, pemain bertahan Liverpool mengaku sangat senang karena bisa menambah pundi-pundi gol Liverpool. Ia berharap untuk bisa mencetak gol lagi di masa depan.

 

Djik sendiri merupakan pemain yang didatangkan Liverpool dari Southampton pada musim lalu. Semenjak didatangkan, Djik langsung menjadi pilar penting bagi Liverpool. Ia menjadi tembok besar bagi lawan yang ingin mencoba untuk mencuri gol. Tidak dapat dipungkiri, pertahanan The Reds terlihat semakin kokoh semenjak kedatangan sang pemain.

 

Djik memberikan kontribusi besar bagi Liverpool pada tengah pekan kemarin, dimana ia menyumbangkan dua gol ketika timnya mengalahkan Watford dengan skor 5 – 0. Djik merasa senang bisa menambah pundi gol Liverpool dan berharap bisa kembali mencetak gol di masa depan.

 

Hasil gambar untuk van dijk

 

“Bisa mencetak gol dalam suatu pertandingan adalah hal yang luar biasa,” buka Djik seperti dilansir oleh pihak Sportsmole.

 

Djik menjelaskan bahwa sebagai seorang pemain bertahan, bisa mencetak gol itu bagaikan bonus. Ia lebih senang jika tim lawan tidak bisa mencetak gol ketimbang dirinya yang bisa menyumbangkan gol.

 

“Saya lebih puas jika tim kami mencatatkan clean sheet ketimbang saya yang bisa mencetak gol.”

 

“Saat kalian unggul 2 – 0, pada babak kedua anda bisa tampil kurang maksimal karena sudah memimpin pertandingan. Tapi semua pemain bermain dengan fokus yang tinggi dan kami berhasil menang dengan catatan clean sheet. Saya sangat senang akan kemenangan ini.”

Merson: Arsenal Seharusnya Memainkan Ozil !

Merson: Arsenal Seharusnya Memainkan Ozil !

Mesut Ozil selaku playmaker Arsenal mendapatkan banyak saran untuk segera pensiun dari sepak bola. Salah satu sosok yang memberikan saran tersebut adalah Paul Merson.

 

Belakangan ini sosok Ozil mulai tersingkir dari skuat utama Unai Emery. Bahkan sejak pergantian tahun 2018 – 2019, ia hanya mendapatkan kesempatan untuk bermain sebanyak dua kali di semua kompetisi.

 

Bahkan Ozil juga tidak mendapatkan kesempatan bermain ketika Arsenal bertamu ke markas Bate Borisov. Arsenal harus menelan kekalahan pahit 0 – 1 di Belarusia.

 

Merson merasa heran dengan keputusan Emery yang tidak memainkan Ozil. Menurutnya, lebih baik Ozil pensiun daripada tidak dimainkan seperti itu.

 

“Anda bisa memainkan pemain terbaik yang ada di klub dan bekerja bersama mereka. Ozil adalah permain terbaik di Arsenal dan ia tidak dimainkan, saya heran dengan keputusan itu,”

 

“Dia harus menonton permainan Arsenal sembari berfikir mengapa dirinya tidak dimainkan.”

 

Merson beranggapan bahwa seharusnya Arsenal memainkan Ozil karena ia adalah pemain terbaik yang dimiliki Arsenal saat ini. Merson merasa heran dengan keputusan Emery yang memilih tuk mencadangkan pemain sebaik Ozil.

 

“Meski Ozil tidak bisa memberikan pengaruh yang signifikan, ia tetap harus dimainkan, mengapa ? Karena dia adalah pemain terbaik disana. Justru aneh jika ia tidak dimainkan.”

 

“Arsenal harus percaya pada Ozil. Saya rasa mereka tidak cukup bagus untuk memiliki pemain sehebat Ozil disana. Mereka sudah menyia-nyiakan pemain terbaik mereka.”

Martial Putuskan Bertahan Di Manchester United

Martial Putuskan Bertahan Di Manchester United

Salah satu penggawa Manchester United, Anthony Martial kabarnya telah membuat keputusan penting dalam karir sepakbolanya. Ia memutuskan untuk bertahan di Manchester United dan ingin membuktikan kemampuan dan kualitasnya kepada Solskjaer.

 

Sebenarnya Anthony Martial pernah meminta kepada klub untuk menjualnya pada bursa transfer pemain musim ini, namun karena minimnya pemain yang didatangkan ke Manchester United, Jose Mourinho memutuskan untuk tetap mempertahankannya.

 

Sang pemain merasa Jose Mourinho tidak memberikan dukungan kepada dirinya. Tidak dapat dipungkiri, Mourinho memang kerap melayangkan kritikan pedas kepada sang pemain karena gagal menunjukkan performa yang apik ketika bermain di lapangan hijau.

 

Namun setelah Jose Mourinho didepan dari klub dan digantikan Solskjaer, Martial justru berubah pikiran dan memutuskan untuk tetap bertahan di klub.

 

Melihat hal tersebut, Martial lantas memberikan pembelaan dimana ia berkata jarang dimainkan sebagai pemain starter. Hubungan antara sang pemain dengan Mourinho semakin hari semakin memiliki jarak, terlebih lagi setelah Martial membuat heboh pada kegiatan pramusim yang dijalani oleh United.

 

Ketika itu, Martial memutuskan untuk pergi begitu saja dari pusat pelatihan di Los Angeles, Amerika Serikat untuk kembali ke negaranya. Kala itu ia pulang ke negaranya demi melihat kelahiran anak keduanya. Karena hal ini, Mourinho merasa tidak dihargai dan memutuskan untuk mencadangkan sang pemain.

 

Kemarahan Mourinho semakin memuncak karena Martial kembali bergabung saat United sudah kembali ke Inggris. Sebenarnya Mourinho sudah memberikan kepercayaan kepada Martial saat timnya melawan Brighton kemarin. Namun pada pertandingan tersebut, Martial juga gagal menunjukkan permainan yang baik sehingga ia dikabarkan akan kembali dicadangkan.

 

Setelah melewati waktu yang cukup panjang, Martial akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan dan ingin menunjukkan performa terbaiknya di hadapan Solskjaer. Dengan adanya keputusan dan tekad ini, para fans percaya Martial dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama United.

Neville Layangkan Pujian Bagi Solskjaer

Neville Layangkan Pujian Bagi Solskjaer

Mantan penggawa Manchester United, Phil Neville memberikan pujian kepada Ole Gunnar Solskjaer yang menjabat sebagai manajer interim United. Neville menganggap bahwa Solskjaer mampu membangkitkan performa United yang sempat lesu di awal musim ini.

 

Pada era Jose Mourinho, United gagal menunjukkan performa terbaiknya. Para pemain Manchester United juga gagal tampil konsisten, terutama Paul Pogba yang dikabarkan memiliki hubungan yang buruk dengan Jose Mourinho.

 

Tidak hanya Paul Pogba, pemain lainnya seperti Marcus Rashford, Romelu Lukaku, Victor Lindelof dan juga kiper David De Gea bermain dibawah standart. Banyak kritikan yang datang menghujani Manchester United terkait hal ini.

 

Namun setelah Solskjaer mengambil alih, semua berubah. Performa United mulai meningkat. Bahkan Paul Pogba yakin United dapat finish di empat besar.

 

Melihat hal ini, Neville lantas memberikan pujian kepada Solskjaer karena berhasil membawa United tuk bangkit.

 

“Solskjaer datang dan ia merubah segalanya. Ia membawa senyuman ke Manchester United.”

 

“Ia menyuruh semua pemain untuk bermain dan menikmati setiap pertandingan bersama United. Saya merasa semua pemain merasa sangat beruntung bisa bermain untuk United.”

 

Meski Neville mengatakan Solskjaer membawa senyuman ke United, ia juga menegaskan bahwa Solskjaer adalah orang yang kejam. Hal inilah yang membantu Solskjaer untuk membawa United seperti sekarang ini.

 

“Ia adalah sosok yang ramah sekaligus kejam. Saya pikir mereka tidak akan berhasil sampai sekarnag ini jika Solskjaer tidak memiliki rasa kejam. Saya yakin ia bisa menjadi pelatih permanen di Manchester United.”

Neville: Solskjaer Masih Belum Pantas Jadi Pelatih Permanen United

Neville: Solskjaer Masih Belum Pantas Jadi Pelatih Permanen United

Gary Neville selaku pemain legenda Manchester United mengklaim bahwa sosok Ole Gunnar Solskjaer belum pantas untuk memimpin Manchester United. Neville menjelaskan jika Solskjaer ingin menjadi pelatih bagi tim Setan Merah, ia harus lebih bekerja keras lagi.

 

Solskjaer sendiri ditunjuk menjadi manajer interim setelah manajemen United memutuskan untuk mengeluarkan Jose Mourinho dari kursi pelatih United. Sejak menjadi manajer interim, Solskjaer berhasil mengeluarkan potensi United, hal ini terbukti dari keberhasilan United dalam meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka.

 

Kemenangan terkahir yang diraih United adalah ketika bertamu ke Wembley untuk berhadapan dengan tuan rumah Tottenham Hotspurs. Pada pertandingan tersebut, United berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1 – 0 atas Tottenham.

 

Pertandingan melawan Tottenham dianggap sebagai ujian bagi Solskjaer, pasalnya dalam lima pertandingan sbeelum melawan Tottenham, United hanya berhadapan dengan tim yang dianggap sebagai tim medioker atau tim papan bawah saja. Namun Solskjaer dapat menjawab keraguan tersebut dengan kemenangan tipis atas Tottenham.

 

Meskipun berhasil melewati tes terserbut, Neville menganggap bahwa Solskjaer masih belum cukup untuk menukangi United secara permanen.

 

“Sebelum melawan Tottenham, saya pernah berkata mereka akan kalah, namun kemenangan tersebut tidak berarti ada kepastian untuk jabatan pelatih di United tuk masa depan,” buka Neville kepada Sky Sports.

 

“Kita tidak bisa melihatnya hanya dari performa pekan per pekan, semua itu baru bisa dilihat pada bulan April atau Mei ketika sudah ada banyak yang dikerjakan oleh pelatih United. Untuk saat ini saya belum melihat ia ( Solskjaer ) menempati posisi pelatih permanen United,” tutup Neville.

Owen: Saya Prediksi United Akan Kalah Di Kandang Tottenham

Owen: Saya Prediksi United Akan Kalah Di Kandang Tottenham

Mantan pemain penyerang Timnas Inggris, Michael Owen memberikan prediksinya terkait pertandingan antara Tottenham Hotspur melawan Manchester United yang akan digelar tanggal 12 Januari esok. Menurut Owen, Manchester United akan menelan kekalahan kontra Hotspur.

 

Spurs akan menjamu United di Wembley esok dimana pertandingan tersebut akan menjadi ujian yang nyata bagi pelatih interim United, Ole Gunnar Solskjaer.

 

Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk menjadi pelatih baru United setelah Jose Mourinho diberhentikan. Semenjak dilatih oleh Solskjaer, performa United terus berkembang, bahkan Paul Pogba dan kolega yang dianggap gagal bermain konsisten dapat kembali tampil dengan gemilang.

 

Keberhasilan Solskjaer terbukti dari raihan lima kemenangan dalam lima pertandingan terakhir United, dimana pada awal musim dibawah kepemimpinan Mourinho, United justru kerap menelan kekalahan yang memalukan.

 

Namun pertandingan ini akan sedikit berbeda, pasalnya lawan yang akan mereka hadapi adalah Tottenham Hotspur yang saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara Premier League.

 

“Ini merupakan ujian nyata bagi Solskjaer. Ia ingin meniru Sir Matt Busby yang legendaris, namun saya rasa itu mustahil baginya,” buka Owen seperti dilansir BetVictor.

 

“Tentu kalian masih ingat bukan disaat Spurs meraih kemenangan 3 – 0 di Old Trafford pada awal musim ini ? Tetapi United yang saat ini memang sedikit berbeda, saat ini mereka lebih percaya diri.”

 

“Tetapi dalam tiga pertandingan terakhir United melawan Spurs, mereka selalu kalah. Mungkin pertandingan ini bisa menjadi kekalahan keempat mereka,” tutup Owen.