Monthly Archives: July 2018

Alisson Becker Resmi Bergabung Dengan Liverpool

Alisson Becker Resmi Bergabung Dengan Liverpool

Liverpool baru saja mengkonfirmasikan kedatangan pemain baru mereka, Alisson Becker. Pihak Liverpool juga telah mengumumkan bahwa proses transfer sang pemain juga telah rampung. Alisson Becker merupakan pemain penjaga gawang yang didatangkan Liverpool dari klub AS Roma.

Melalui halaman resmi Liverpool, pihak klub menjelaskan bahwa Alisson sudah sepakat untuk mendatangani kontrak bermain bersama Liverpool. Sang pemain nantinya akan menjalani sejumlah tes medis dan beberapa hal lainnya setelah menyelesaikan proses transfer.

Belum ada klarifikasi resmi dari pihak Liverpool terkait harga yang harus dibayarkan untuk mendatangkan sang pemain. Tetapi menurut lansiran berbagai media, Liverpool harus membayar sekitar 70 juta Euro dan tambahan 5 juta Euro sebagai bonus untuk dapat mendatangkan sang kiper ke Anfield.

Liverpool Resmi Boyong Alisson Becker dari Roma

Setelah memutuskan untuk bermain bersama Liverpool, Alisson mengatakan bahwa keputusannya tersebut merupakan langkah yang amat penting bagi dirinya. Tentunya bermain di kompetisi tertinggi di Inggris akan memberikan pengalaman yang sangat berbeda ketimbang saat ia bermain di AS Roma dulu.

 

“Tentunya saya senang dengan keputusan ini. Bagi saya, dapat bermain di kompetisi tertinggi Inggris seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga gawang Liverpool.”

“Ini adalah langkah yang besar dalam hidup saya. Saya berjanji akan memberikan segalanya untuk klub ini.”

Keputusan Liverpool untuk mendatangkan Alisson tentunya berdampak besar bagi Danny Ward. Ini dikarenakan ia harus rela dilepaskan ke klub Leicester City. Menurut kabar yang beredar dari media yang sama, Liverpool mendapatkan 10 juta Euro dari penjualan Ward ke Leicester.

 

Simon Mignolet juga kabarnya akan hengkang dari klub, tetapi belum ada pernyataan resmi dari klub maupun Mignolet terkait kabar tersebut.

Tiga Nama Pemain Yang Berpotensi Gantikan Ronaldo Di Madrid

Tiga Nama Pemain Yang Berpotensi Gantikan Ronaldo Di Madrid

Pemain mega bintang Cristiano Ronaldo baru saja memutuskan untuk pindah ke Juventus. Meski kepindahannya sangat disayangkan oleh banyak pihak, ada banyak keuntungan bagi Madrid dengan keputusan melepas Ronaldo. Salah satunya adalah kesempatan bagi Real Madrid untuk melakukan perombakan untuk mencari komposisi terbaik agar bisa meraih gelar juara di musim depan.

 

3 Pemain yang Berpotensi Gantikan Ronaldo di Real Madrid

 

Menurut kabar yang beredar, ada tiga nama yang paling berpotensi untuk menggantikan posisi Cristiano Ronaldo di Real Madrid. Pemain pertama adalah Eden Hazard yang saat ini membela Chelsea. Seperti yang dilansir oleh pihak Sporskeeda.com, Chelsea memang tidak akan mengikuti kompetisi Liga Champions. Ini menjadi alasan yang kuat bagi Eden Hazard untuk hengkang dari Chelsea. Hazard memang sudah lama dikabarkan akan hengkang ke Madrid, sayangnya hingga saat ini rumor tersebut belum terlaksana. Dengan kepergian Ronaldo tentu meningkatkan peluang Hazard untuk bergabung ke Real Madrid.

 

3 Pemain yang Berpotensi Gantikan Ronaldo di Real Madrid

Neymar juga digadang-gadang akan diboyong oleh Real Madrid. Sebenarnya Neymar baru saja pindah ke PSG. Kepindahan Neymar ke PSG memang memberikan efek positif bagi klub tersebut. Sayangnya sang pemain terlihat kurang bergairah saat bermain di kompetisi Ligue 1. Dengan hengkangnya Ronaldo semakin memperbesar peluang Neymar untuk bergabung dengan klub Real Madrid.

 

3 Pemain yang Berpotensi Gantikan Ronaldo di Real Madrid

 

Pemain ketiga adalah Paulo Dybala. Ia merupakan pemain yang menjadi kunci dari klub Juventus. Menurut kabar yang beredar, Paulo Dybala menjadi sosok yang paling kuat untuk menggantikan posisi Ronaldo. Kemampuannya yang luar biasa menjadi alasan mengapa Real Madrid menaruh perhatian padanya. Jika Real Madrid ingin mendatangkan Dybala, tampaknya mereka harus siap dengan harga mahal yang diminta oleh Juventus.

4 Pemain Yang Jadi Incaran Klub Besar Usai Tampil Apik Di Piala Dunia 2018

4 Pemain Yang Jadi Incaran Klub Besar Usai Tampil Apik Di Piala Dunia 2018

Pergelaran akbar Piala Dunia 2018 telah resmi berakhir. Pada Piala Dunia 2018 Perancis keluar sebagai pemegang trofi. Meski pergelaran ini sudah berakhir, masih ada banyak perbincangan seputar pemain yang tampil apik di kompetisi tersebut.

Bahkan sangking apiknya pemain tersebut, banyak klub yang ingin mendatangkan mereka. Siapa saja pemain tersebut ?

1. Benjamin Pavard

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Awalnya Benjamin hanya dilabeli sebagai pemain pengganti Djibril Sibide saja di Piala Dunia kemarin. Ia berhasil membuktikan kualitas dirinya ketika menyumbangkan satu gol saat berhadapan dengan Argentina.

Ia sebenarnya pernah absen pada satu pertandingan Perancis di Piala Dunia, yakni ketika Perancis berhadapan dengan Denmark. Meski begitu, pertandingan tersebut bukanlah pertandingan yang penting bagi kedua belah tim.

Melihat keapikannya dalam bermain, Mauricio Pochettino menaruh perhatian lebih kepada dirinya dan ingin memboyongnya untuk bermain di Tottenham. Sayangnya Bayern Munchen tampaknya jauh lebih cepat dan sudah mempersiapkan dana sekitar 31 juta Pounds untuk mendatangkan sang pemain.

2. Aleksandr Golovin

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Siapa coba yang tidak ingat dengan penampilan apik Aleksandr saat berhadapan dengan Arab Saudi ? Ia berhasil membawa timnya keluar sebagai pemenangan dengan agregat skor 5 – 0.

Kemampuan Aleksandr dalam melakukan dribble bola serta kecepatannya dalam berlari merupakan poin plus yang membuatnya tampak berbeda dibandingkan pemain lainnya.

Banyak klub besar yang menaruh perhatian kepada Aleksandr, misalnya saja Chelsea, Manchester City dan juga klub asal Italia, Napoli.

3. Hirving Lozano

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Meksiko memang gagal dalam kompetisi Piala Dunia 2018. Tetapi ada satu sosok yang menjadi sorotan publik, dia adalah Hirving Lozano. Sang pemain menuai banyak pujian dari publik berkat gol yang ia cetak saat berhadapan dengan Jerman.

Banyak klub Eropa yang menaruh perhatian kepada sang pemain, sebut saja Barcelona, Everton dan juga Tottenham. Penampilan apiknya bersama Meksiko memang patut diapresiasi.

4. Harry Maguire

Memukau di Piala Dunia 2018, 4 Pemain Ini Jadi Incaran Klub Besar

Inggris harus puas dengan posisi keempat pada kompetisi Piala Dunia tahun ini. Sebelumnya Inggris diragukan dapat maju ke babak perempat final, tetapi karena kemampuan Souhgate dalam mengolah komposisi tim, Inggris berhasil maju meski harus berhenti saat berhadapan dengan Belgia.

Satu pemain yang paling terlihat menonjol adalah Harry Maguire. Ia merupakan pemain yang sangat handal dalam bertahan. Bahkan ia berhasil mencetak satu gol saat berhadapan dengan Swedia.

Saat ini ia bermain untuk klub Leicester, meski begitu, menurut kabar yang beredar, Manchester United kabarnya juga ingin mendatangkan sang pemain untuk bermain di Old Trafford. United sendiri telah mempersiapkan dana sekitar 50 juta Pounds untuk menarik sang pemain dari Leicester.

 

 

Mourinho: Serie A Italia Akan Kembali Menjadi Sorotan Berkat Ronaldo

Mourinho: Serie A Italia Akan Kembali Menjadi Sorotan Berkat Ronaldo

Jose Mourinho selaku pelatih dari klub raksasa Inggris, Manchester United yakin bahwa ketenaran liga bergengsi Italia, Serie A akan kembali bersinar dengan kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Cristiano Ronaldo sendiri bergabung dengan Juventus di musim 2018/2019 ini. Pemain yang menjadi kapten timnas Portugal tersebut tentunya akan menjadi senjata mematikan bagi Juventus. Kedatangannya sendiri ke Juventus mendapatkan respon positif dari warga Italia.

Mourinho: Orang Lihat Serie A Karena Ronaldo

Nantinya Ronaldo akan mengenakan seragam dengan nomor punggung 7, yakni nomor keberuntungannya sama seperti yang ia kenakan di Real Madrid. Kedatangannya ke Juventus memang menuai banyak respon positif. Banyak yang mengharapkan kedatangannya membawa dampak positif bagi Serie A.

Tidak bisa dipungkiri, liga bergengsi Italia, Serie A memang tidak terlalu diperhatikan oleh publik, tetapi dengan kedatangan Ronaldo, tentunya banyak publik yang kembali melirik kompetisi tertinggi Italia ini.

Bahkan Mourinho juga yakin kedatangan Ronaldo akan membawa dampak positif bagi kompetisi tersebut. Ia yakin bahwa Serie A memiliki kualitas yang sama dengan Premier League ataupun La Liga. Menurutnya Ronaldo akan kembali memberi sinar bagi kompetisi ini.

“La Liga baru saja kehilangan pemain terbaik di dunia, saat ini mereka bermain di Italia.”

“Di Premier League, ada banyak pemain hebat yang bermain, tetapi semua orang akan melihat Serie A. Cristiano Ronaldo ada disana dan itu akan menjadi hal yang baik.”

Ronaldo Milik Juve

Banyak orang yang berpendapat bahwa kedatangan Ronaldo ke Juventus akan menjadi hal positif bagi Juventus. Menurut penilaian publik, dengan adanya Ronaldo akan membuat Juventus tidak terkejar. Tetapi Mourinho memiliki pendapat yang berbeda.

“Kedatangan Ronaldo dapat menjadi hal yang bagus untuk klub lain. Itu berarti mereka harus lebih fokus dalam membenahi tim agar dapat bersaing dengan Juventus. Semakin tinggi kualitas klub di Serie A, maka kualitas kompetisi tersebut juga akan semakin naik.”

“Selamat kepada Juventus atas transfer ini. Banyak aspek yang ikut terlibat dalam kepindahan ini. Ini adalah transfer yang lengkap dan itu bagus,” tutup Jose Mourinho.

Pogba Nyanyikan Its Coming Home Tuk Ejek Fans Inggris ?

Pogba Nyanyikan Its Coming Home Tuk Ejek Fans Inggris ?

Perancis baru saja memenangkan kompetisi bergengsi Piala Dunia 2018. Mereka berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4 – 2 pada pertandingan tersebut sedangkan Belgia berhasil menduduki posisi ketiga setelah menumbangkan Inggris dengan skor 2 – 0. Sayangnya ada satu hal yang menjadi sorotan, yakni lagi Its Coming Home. Kali ini sosok Pogba-lah yang terlihat sangat senang ketika menyanyikan lagu tersebut.

Pogba Bercanda

Inggris sejatinya mampu masuk ke babak semi final Piala Dunia 2018. Sayangnya banyak yang menilai bahwa lawan yang dihadapi Inggris bukanlah lawan yang kuat sehingga mereka bisa beruntung masuk ke babak tersebut. Keberuntungan mereka harus kandas saat bertemu dengan tim kuat Kroasia. Inggris tampik dengan sangat buruk pada pertandingan tersebut. Padahal fans Inggris sejak fase grup sudah meneriakkan lagu Its Coming Home dengan sangat antusias.

Setelah menelan kekalahan, fans Inggris akhirnya menuai ejekan dari warganet. Banyak pihak yang mengatakan fans Inggris terlalu percaya diri dengan menyanyikan lagu Its Coming Home sejak awal.

Kali ini Pogba lah yang kedapatan kamera menyanyikan lagu tersebut. Pogba yang sedang memegang trofi juara terlihat sangat senang ketika menyanyikan lagu tersebut. Entah apa maksudnya, mungkin untuk menyindir Inggris ? Who know ?

Peran Penting Pogba

Memang ada permintaan maaf dari Pogba terkait video tersebut. Pogba mengatakan hanya bercanda tanpa ada maksud menghina fans Inggris. Seperti yang kita ketahui, Pogba bermain untuk klub raksasa Inggris, Manchester United sehingga ia tidak bisa berbicara sembarangan mengenai Inggris.

Tetapi diluar benar atau tidaknya ejekan tersebut, kita perlu mengapresiasi performa Pogba. Sang pemain turut ambil dalih dalam kemenangan Perancis pada kompetisi Piala Dunia 2018.

Matuidi Bantah Rumor Yang Mengatakan Timnas Kroasia Kelelahan

Matuidi Bantah Rumor Yang Mengatakan Timnas Kroasia Kelelahan

Perancis akan berhadapan dengan Kroasia pada pertandingan final Piala Dunia 2018. Pertandingan tersebut nantinya akan diadakan di Luzhniki Stadium. Melihat kondisi timnas Kroasia yang tampaknya belum fit, tentunya ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Perancis.

Kroasia berhasil menumbangkan Denmark juga Rusia melalui extra time serta pinalti. Bahkan Kroasia juga memasuki extra time saat berhadapan dengan Ingris. Banyak spekulasi yang bermunculan yang mengatakan bahwa timnas Kroasia saat ini sedang kelelahan karena memainkan banyak pertandingan dengan tambahan waktu yang cukup panjang.

Banyak pertanyaan yang mengatakan “apakah masih ada kekuatan bagi Kroasia setelah tiga extra time beruntun ?”

Prancis - Road to Final

Sayangya pertanyaan itu dibantah oleh tegas oleh Blaise Matuidi yang menjadi gelandang Perancis. Menurut Matuidi, anggapan itu adalah anggapan yang salah. Bahkan Matuidi mengatakan Kroasia adalah tim yang sangat mengerikan.

“Kroasia kelelahan ? Yang benar saja ! Lihatlah keganasan mereka saat melibas timnas Inggris. Justru Inggris yang terlihat kelelahan,” ungkap Matuidi seperti yang dilansir oleh pihak FIFA.com.

“Kroasia itu adalah tim yang mengerikan. Mereka petarung sejati dan kami harus fokus saat berhadapan dengan mereka.”

Jika kita melakukan sedikit flashback, memang perjalanan Perancis untuk masuk ke babak final tidaklah mudah. Meski begitu timnas Perancis belum pernah masuk ke babak extra time selama menjalani pertandingan di Piala Dunia 2018.

Perancis mampu menang setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4 – 3 melalui cetakan gol Antoine Griezmann, Benjamin Pavard dan juga Kylian Mbappe.

Tahukah Anda?

Memasuki babak perempat final mereka juga berhasil membuat Uruguay bertekuk lutut dengan skor 2 – 0. Gol mereka tercipta melalui aksi Raphael Varane serta Griezmann.

Bahkan di babak semifinal, mereka berhasil menjaga clean sheet saat berhadapan dengan Belgia. Mereka berhasil meraih kemenangan setelah Samuel Umtiti menyundul bola pada menit ke 51.

Ini Alasan Mengapa Keputusan Jual Cristiano Ronaldo Sudah Tepat

Pemain mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo memang sudah resmi meninggalkan klub. Ronaldo memutuskan untuk bergabung dengan Juventus setelah permintaan kenaikan gajinya tidak disetujui oleh klub.
Punya Kesempatan Besar Juara La Liga

Cristiano Ronaldo sendiri sudah bermain untuk Real Madrid selama 9 tahun lamanya. Keputusannya memang mengejutkan banyak pihak. Tetapi keputusan Real Madrid menuai banyak reaksi positif dari fans. Berikut ini beberapa alasan keputusan Real Madrid sudah tepat.

Pertama, jika Ronaldo terus bermain maka potensi yang dimiliki pemain muda lainnya tidak dapat digali dengan sempurna. Kita sebut saja Asensio. Ia merupakan pemain yang sangat berbakat, tetapi karena sulitnya menggeser posisi Ronaldo, ia hanya mendapatkan jam terbang yang sangat sedikit selama berada di klub.
Sudah Saatnya Pergi

Kedua, uang. Ya uang ! Memang Real Madrid tidak pernah memiliki masalah mengenai uang, tetapi permintaan kenaikan gaji yang begitu besar tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi klub. Oleh sebab itu keputusan menjualnya sudah menjadi keputusan yang sangat tepat.

Ketiga, Real Madrid memiliki kesempatan untuk terus konsisten dan memenangkan semua kompetisi. Seperti yang kita ketahui, Cristiano Ronaldo hanya mampu mengeluarkan aksi magisnya pada kompetisi Liga Champions saja. Pada kompetisi lainnya Ronaldo tidak terlalu bersinar. Belum lagi usia Ronaldo yang tidak muda lagi. Real Madrid bisa kembali mengatur komposisi tim untuk mendapatkan penyegaran serta konsistensi dalam permainan.

Usia Ronaldo

Dengan kepergian Ronaldo, pihak Real Madrid memiliki peluang yang lebih besar untuk mempertahankan Gareth Bale. Dengan ketiadaan Ronaldo, Bale dapat menjadi kunci utama dalam lini penyerangan Real Madrid.

Itu dia beberapa alasan mengapa keputusan Real Madrid menjadi hal yang tepat bagi tim. Menurut kalian bagaimana ? Apakah sudah tepat atau justru ini menjadi keputusan yang salah ?.

Piala Dunia 2018, Timnas Inggris, Timnas Kroasia, Glenn Hoddle

Glenn Hoddle Sebut Lini Pertahanan Inggris Bermasalah

Glenn Hoddle yang menjadi salah satu legenda di Inggris mengatakan bahwa dirinya tidak puas dengan lini pertahanan yang ada di skuat Inggris pada pertandingan melawan Kroasia kemarin.

Pada pertandingan tersebut Inggris memang harus menelan kekalahan yang teramat pahit, pasalnya gol kemenangan yang dicetak oleh Kroasia tercipta pada babak extra time. Nama Mario Mandzukic lah yang tercatatkan di papan skor, gol yang tercetak pada menit ke 105 tersebut membawa Kroasia masuk ke babak final.

Stones Ketiduran

Kegagalan Inggris tersebut menambah rentetan kegagalan Inggris dalam meraih gelar juara di Piala Dunia. Inggris nantinya akan berhadapan dengan Belgia untuk memperebutkan posisi ketiga dalam kompetisi Piala Dunia 2018.

Gol yang dicetak oleh Mandzukic berasal dari sundulan Ivan Perisic. Hoddle melihat bahwa pemain Inggris seharusnya dapat mengantisipasi serangan itu dengan mudah.

“Mereka sebenarnya bisa mengantisipasinya, tetapi mereka tertidur ! Sundulan tersebut bukanlah hal yang spesial, sayangnya pemain belakang Inggris seperti singa yang sedang tertidur. Penyelesaian dari Mandzukic memang sempurna, tetapi seharusnya itu tidak terjadi,” ungkap Hoddle seperti dilansir pihak Express.

“Kesempatan itu memang sudah ditunggu oleh Kroasia, tetapi seharusnya kesempatan itu bisa dimentahkan dengan mudah.”

Seharusnya Bisa Dihindari

“John Stones seperti tertidur dan Mandzukic mengambil kesempatan itu dengan baik.”

“Kesempatan itu terjadi hanya beberapa detik saja dan diakibatkan karena mereka kehilangan konsentrasi. Saat mereka sadar, bola sudah masuk kedalam gawang,” tutupnya.

Pada pertandingan yang akan diadakan pada tanggal 15/7 mendatang, timnas Kroasia akan berhadapan dengan tim unggulan, Perancis. Tim asuhan Didier Deschamps mampu melaju lebih dulu setelah menumbangkan Belgia dengan skor 1 – 0.

 

Deschamp Akui Belajar Dari Kegagalan Saat Euro 2016

Deschamp Akui Belajar Dari Kegagalan Saat Euro 2016

Didier Deschamps selaku pelatih timnas Perancis mengatakan bahwa kemenangan yang diraih pada kompetisi Piala Dunia 2018 merupakan hasil dari pembelajaran saat kegagalan di Euro 2016 silam. Seperti yang kita ketahui, Perancis baru saja mengalahkan timnas Belgia dengan skor tipis 1 – 0 pada kompetisi Piala Dunia 2018.

Berkat kemenangan tersebut, Perancis menjadi finalis pertama Piala Dunia 2018. Sebenarnya Perancis sudah berhasil memasuki babak final di kompetisi Euro 2016 silam, sayangnya mereka harus tumbang saat berhadapan dengan Portugal.

Lebih Kuat

Deschamps selaku pela5tih mengatakan bahwa kekalahan yang diterima timnya pada Euro 2016 memberikan motivasi tersendiri bagi Perancis.

“Terlihat adanya kemajuan yang pesat didalam tim kami,” ungkap Deschamps melalui halaman resmi FIFA.

Deschamps juga mengatakan bahwa kekalahan atas Portugal memberikan mereka pelajaran berharga untuk menghadapi tim yang ada di kompetisi Piala Dunia 2018. Terbukti, Perancis mampu menjadi finalis pertama di Piala Dunia 2018.

“Kami memiliki pemain yang solid dan kuat bahkan untuk dua hingga empat tahun kedepan.”

“Para pemain semakin berkembang setelah kalah atas Portugal di Euro 2016 kemarin. Memang kami tidak selalu bermain bagus, tetapi kami terus belajar dari kesalahan kami. Yang terpenting adalah kami terus berkembang dan kami berhasil menjadi finalis Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Belgia.”

Sukses di Piala Dunia 2018, Prancis Belajar Dari Kegagalan Euro 2016

Kemenangan Perancis atas Belgia memang sangat dramatis dimana persaingan terjadi dengan sangat sengit. Sebenarnya Belgia yang memegang kontrol bola, tetapi barisan pertahanan Perancis yang kokoh tidak mampu ditembus oleh Belgia. Samuel Umtiti lah nama yang tercatatkan di papan skor setelah mencetak gol melalui sundulannya di menit ke-51.

Seaman Percaya Jordan Pickford Mampu Buktikan Kualitasnya

Seaman Percaya Jordan Pickford Mampu Buktikan Kualitasnya

David Seaman selaku mantan kiper timnas Inggris mengaku percaya dengan kemampuan Jordan Pickford meski banyak kritik yang dilontarkan kepada Pickford.

Sebelum kompetisi Piala Dunia 2018 dimulai memang sempat terjadi perdebatan terkait kiper yang akan ditunjuk sebagai kiper timnas Inggris. Sebenarnya banyak yang tidak setuju dengan pemilihan Pickford sebagai kiper timnas, pasalnya Pickford dianggap tidak memiliki tinggi badan yang ideal sebagai seorang kiper.

Panggung Utama

Sayangnya semua kritik tersebut tidak didengarkan oleh Gareth Southgate. Bahkan sang kiper yang terus menerima kritik mampu menunjukkan performa yang apik pada kompetisi Piala Dunia tahun ini.

Seaman yang pernah menjaga gawang Inggris juga percaya dengan kualitas yang dimiliki Pickford.

“Pickford adalah pemain yang sangat percaya diri,” ungkap Seaman seperti dilansir oleh pihak BBC Radio 5 Live.

Bungkam Kritik

“Jika kalian melihat performa Pickford saat bertanding, saya rasa itu sudah membuktikan siapa Pickford. Banyak penyelamatan gemilang yang dilakukan oleh Pickford.”

“Pickford berhasil membungkam setiap mulut yang mengkritiknya. Lihat saja permainan yang ia tunjukkan. Ia adalah kiper kelas dunia dan ia bermain bagus di Piala Dunia.”

“Banyak orang yang meragukan karena melihat tinggi badannya yang tidak ideal. Tapi kiper Inggris yang legendaris, Peter Shilton juga memiliki postur badan yang mirip dengannya. Jadi pendek atau tinggi itu tidak ada hubungannya.”

David Seaman: Jordan Pickford Bungkam Semua Pengkritik

“Banyak yang melontarkan kritik saat melawan Belgia. Tetapi Pickford mampu menjawabnya dengan caranya yang unik.”

Pickford diyakini akan tetap menjaga gawang Inggris saat berhadapan dengan Kroasia nanti.