Marcelo Sebut Brazil Tidak Trauma Dengan Kekalahannya Dahulu

Marcelo Sebut Brazil Tidak Trauma Dengan Kekalahannya Dahulu

Bila kita tanya siapa tim yang paling ingin menunjukkan kekuatannya pada Piala Dunia 2018 ini, Brazil adalah jawabannya. Memang setiap tim pasti ingin menunjukkan yang terbaik, tetapi bagi Brazil sendiri kompetisi tahun ini menjadi ajang pembuktian untuk kegagalannya di masa lalu.

Masih ingat dengan kejadian yang terjadi di Piala Dunia 2014 lalu ? Pada saat itu Brazil harus dipermalukan oleh Jerman. Bayangkan saja, bermain di kandang sendiri Brazil harus menelan kekalahan pahit 1 – 7 atas Jerman ! Itu sebabnya pada Piala Dunia 2018 ini mereka ingin menutup luka lama dengan cara menunjukkan kekuatannya agar tidak menjadi tim yang diremehkan lagi.

Tantangan

Marcelo selaku pemain bertahan senior Timnas Brazil berjanji akan bermain sebaik-baiknya untuk  membawa Brazil menjadi juara.

Kekalahan Brazil di Piala Dunia 2018 memang sangat sulit diterima oleh masyarakat Brazil dan juga para pemain di timnas. Menurut Marcelo, dunia sepakbola memang dipenuhi dengan hal-hal semacam itu, yang terpenting adalah mereka sudah melewati masa tersebut dan memulai lembaran baru di tahun ini.

“Hal seperti ini sering terjadi di dunia sepakbola. Tentu saya tidak ingin ini terjadi, tetapi tidak ada trauma di timnas Brazil. Jika kami trauma, tentu kami tidak akan bergabung dengan timnas lagi,” ungkap Marcelo.

“Saya akan fokus dalam bermain dan menentukan tujuan yang jelas. Piala Dunia 2018 adalah tantangan baru dan kami akan menjalaninya dengan kemampuan terbaik kami,” tutup Marcelo.

Hierro Tidak Cemas Dengan Blunder David De Gea

Hierro Tidak Cemas Dengan Blunder David De Gea

Fernando Hierro selaku pelatih baru timnas Spanyol menyatakan dirinya tidak cemas dengan blunder yang telah dilakukan oleh kiper De Gea pada pertandingan kontra Portugal kemarin.

Hierro bahkan tidak melayangkan kritik terkait hal tersebut. Ia mengatakan bahwa setiap pemain sepakbola kadang bisa melakukan kesalahan, tetapi itu hal yang wajar.

David De Gea memang ditunjuk sebagai pemain starter pada pertandingan perdana timnas Spanyol pada ajang kompetisi Piala Dunia 2018. Sayangnya pada pertandingan tersebut De Gea melakukan satu kesalahan fatal sehingga timnas Spanyol harus puas dengan raihan skor imbang 3 – 3 saat melawan Portugal.

Tidak Jadi Soal

De Gea melakukan kesalahan ketika Cristiano Ronaldo menembakkan tendangan bebas. Bola sebenarnya sudah menuju De Gea, tetapi sasng kiper gagal merespon dengan baik dan menyebabkan bola masuk ke gawang.

Meski kesalahan yang dibuat De Gea tergolong fatal, Hierro memilih untuk membiarkan hal tersebut.

“Kami adalah tim dan kami akan menghadapi semuanya bersama-sama,” ungkap Hierro seperti dilansir pihak BBC Sport.

Tim Yang Matang

Menurut Hierro, sang kiper hanya sedang sial sehingga performanya menjadi kurang baik pada pertandingan tersebut.

“Setiap pemain bisa menjalani hari dengan baik atau buruk. Itu wajar. Tetapi semuanya akan kami hadapi sebagai sebuah tim yang solid, tidak perlu saling menyalahkan.”

“Diego Costa juga bermain dengan sangat baik, itu karena kami bermain sebagai tim, bukan individu. Tidak akan ada kritikan tentang permainan yang ditunjukkan pada pertandingan kemarin.”

Hierro juga memberikan pujian kepada timnya karena memiliki sifat dewasa dan bisa mengontrol emosi.

“Tim ini adalah tim yang dewasa. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan dan saya bangga dengan hal itu,” tutup sang pelatih.

 

Madrid Persiapkan Dana 100 juta Pounds Tuk Dapatkan De Gea

Madrid Persiapkan Dana 100 juta Pounds Tuk Dapatkan De Gea

Real Madrid memang sudah lama memiliki ketertarikan kepada kiper anyar Manchester United, David De Gea. Bahkan untuk merealisasikan niat mereka untuk membawa De Gea, pihak Real Madrid telah menyiapkan dana sebesar 100 juta Pounds demi bisa mendapatkan tanda tangan dari sang kiper.

Madrid sendiri sudah mengincar De Gea selama tiga tahun lamanya. Sayangnya karena adanya ketidakcocokan antara pihak manajemen dengan pelatih Madrid sebelumnya, Zidane, kehadiran sang kiper terus menerus tertunda.

Menurut berita yang beredar, Real Madrid berencana untuk mendatangkan sang kiper untuk bermain di Santiago Bernabeu pada musim depan. Menurut Manchester Evening News, Real Madrid telah membulatkan tekadnya untuk mendatangkan sang kiper.

Optimis Dapat

Baru selang beberapa waktu saja sejak kedatangan Lopetegui ke Madrid. Lopetegui langsung mengumumkan tidak akan menggunakan Keylor Navas untuk menjaga gawang Real Madrid. Sang pelatih baru tersebut memutuskan untuk mencari sosok baru yang tepat untuk menjaga mistar gawang Madrid.

Tampaknya usaha Real Madrid untuk mendatangkan sang kiper memiliki peluang yang cukup besar. Pasalnya Lopetegui dan De Gea memiliki hubungan yang cukup dekat dan mereka percaya Lopetegui mampu membujuk De Gea untuk hengkang dari Manchester United.

Tidak hanya itu, nilai penawaran untuk De Gea juga sangat fantastis, yakni 100 juta pounds. Dengan angka penawaran ini tentunya tawaran ini akan menjadi tawaran yang sangat sulit untuk ditolak oleh Manchester United.

Messi Kesal Dengan Media Argentina Yang Memojokkan Dirinya

Messi Kesal Dengan Media Argentina Yang Memojokkan Dirinya

Salah satu pemain bintang Barcelona yang bermain untuk timnas Argentina, Lionel Messi mengaku dirinya sangat emosi dan kesal dengan perlakukan media Argentina yang terus memojokkan dan menyalahkan dirinya atas kegagalan yang diterima timnas Argentina pada berbagai turnamen besar. Hal ini sebenarnya wajar karena melihat Lionel Messi merupakan salah satu pemain berbakat yang diakui dunia.

Meskipun ia merasa frustasi akibat tekanan yang diberikan oleh media Argentina, tetap hal ini memang harus diterima oleh Lionel Messi melihat kegagalan Argentina dalam banyak turnamen besar. Ditambah lagi mereka harus kalah saat melawan Jerman pada Piala Dunia musim lalu.

Argentina

“Mencapai titik itu bukan hal yang mudah. Memang kami gagal meraih gelar juara, tetapi masuk final tiga kali juga harus diapresiasi. Mencari tim untuk mencapai titik tersebut bukanlah hal sepele dan mudah untuk dilakukan,” ucap Lionel Messi dengan ketus.

Messi juga mengatakan bahwa skuat Argentina merupakan skuat yang kuat dan memiliki kesetaraan dengan timnas kuat lainnya. Secara individu, setiap pemain timnas Argentina juga memiliki kemampuan yang mumpuni. Jika kita melihat kilas balik, Lionel Messi bahkan sempat ingin pensiun dari timnas Argentina karena banyaknya kritikan dari pihak media.

Argentina dulunya pernah meraih gelar juara Piala Dunia hingga dua kali. Pada kompetisi musim ini, mereka akan berhadapan dengan Islandia, Kroasia dan Nigeria yang akan dimulai pada tanggal 14 Juni 2018 esok.

Rakitic Beri Hormat Pada Zidane

zidane

Ivan Rakitic Selaku pemain gelandang klub Barcelona memberikan hormatan khusus kepada mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Menurut Rakitic, Zidane sudah berhasil memberikan hasil yang luar biasa bagi Real Madrid. Ia juga menganggap bahwa pekerjaan yang dilakukan Zidane di Madrid merupakan pekerjaan yang sangat hebat. Menurut Rakitic, Zidane berhenti dari klub dengan cara yang sangat terhormat.

Beberapa minggu lalu dunia sepakbola dunia memang dikejutkan dengan berita pengunduran diri Zidane dari Madrid. Padahal Zidane sudah berhasil membawa banyak gelar kepada Real Madrid selama masa kepelatihannya di Madrid.

Rakitic yang menjadi pemain rival Real Madrid turut memberikan penghormatan kepada sang pelatih.

“Awalnya saya tidak terkejut dengan pengunduran diri Zidane.”

“Keputusan sudah diambil oleh Zidane. Saya rasa kita semua harus memberikan hormat kepada Zidane.”

“Ia berhasil membawa Madrid meraih banyak kemenangan. Hanya sedikit pelatih yang bisa membawa timnya menuju titik itu.”

Zidane bergabung dengan Madrid sejak tahun 2016 menggantikan posisi Rafael Benitez yang gagal membawa hal positif untuk Madrid. Semenjak kedatangan Zidane ke Madrid, klub berhasil meraih banyak raihan, salah satunya yang paling bergengsi adalah gelar juara Liga Champions musim ini.

Zidane sendiri saat ini masih belum bergabung dengan klub lain. Semenjak keluar dari Madrid ia masih menganggur dan belum memutuskan akan bergabung di klub mana. Menurut kabar yang beredar, Zidane tampaknya akan melatih tim di EPL ataupun Ligue 1. Belum ada kepastian dari pihak Zidane terkait pemberitaan ini.

Usain Bolt Beri Saran Agar Pogba Tetap Bermain Di MU

Usain Bolt, Pogba, Manchester United, Liga Inggris

Salah satu atlet lari dunia, Usain Bolt baru-baru ini memberikan saran kepada Pogba agar sang pemain tetap bermain di Manchester United. Bolt sendiri merupakan atlir lari yang menjadi fans klub Setan Merah.

Pogba sendiri merupakan pemain yang dibeli dengan harga yang sangat mahal dari Juventus. Sayangnya sang pemain gagal menunjukkan performa yang konsisten sehingga ia sering mendapatkan kritikan pedas dari para fans Manchester United.

Bahkan belum lama ini Pogba juga dikabarkan adu argumen dengan sang pelatih Jose Mourinho saat pertandingannya di Wembley. Setelah insiden tersebut, Pogba hanya bermain sebanyak 3 kali sebagai starter dari enam pertandingan yang dijalani oleh Manchester United.

Banyak spekulasi yang berkata bahwa Pogba akan meninggalkan Old Traford. Meski begitu, Bolt memberikan saran kepada Pogba agar tetap bertahan.

Hasil gambar untuk pogba

“Sebaiknya Pogba tetap bermain untuk Manchester United,” ungkap Bolt.

“Memang banyak kritikan yang dilayangkan pada Pogba, tetapi ia adalah seorang pemain berbakat. Dia pasti bisa memberikan kontribusi nyata bagi Manchester United. Saya berfikir ia harus bertahan sedikit lama untuk menunjukkan kualitasnya kepada para fans,” lanjutnya seperti dilansir pihak Manchester Evening News.

Bolt memang sudah lama menjadi fans Manchester United. Bahkan dalam beberapa acara amal yang ia lakukan, ia sering mengenakan seragam Manchester United.

Bolt juga tengah dikabarkan sedang menekuni dunia persepakbolaan. Belum lama ini ia juga mengikuti sesi latihan bersama Borussia Dortmund dan Stormsgodset.

Welbeck Sebut Rashford Akan Tunjukkan Taring Di Piala Dunia 2018

Welbeck Sebuh Rashford Akan Tunjukkan Taring Di Piala Dunia 2018

Danny Welbeck belum lama ini memberikan pujian kepada salah satu penggawa Manchester United, Marcus Rashford. Ia mengatakan bahwa sang pemain akan memberikan dampak positif bagi timnas Inggris pada ajang kompetisi Piala Dunia 2018.

Tidak bisa dipungkiri, nama Marcus Rashford dalam dua tahun ini memang melambung tinggi. Ia mampu bermain di tim reguler Manchester United meskipun memiliki umur yang tergolong muda.

Raih Kebebasan

Melihat performa dan prestasinya selama ini, wajar saja ia masuk kedalam daftar nama pemain yang akan bermain untuk timnas Inggris di Piala Dunia 2018.

Sebagai rekan yang akan berdampingan dengan Rasford di lini penyerangan Inggris, ia pun memberikan pujian kepada Rashford.

Saya yakin Rashford akan menunjukkan permainan yang gemilang. Saya sangat menikmati waktu latihan bersama Rashford,” tutur Welbeck.

Welbeck juga yakin Rashford dapat bermain dengan bebas tanpa terkekang apapun di timnas Inggris. Dengan gaya permainan yang lepas, ia yakin Rashford dapat memberikan kontribusi nyata bagi Inggris.

Sudah Matang Sempurna

Saat melihat dirinya bermain di Premier League, saya sudah tahu kualitas yang ia miliki. Ia adalah sosok pemain briliant dan jenius. Ia juga akan bermain dengan bebas bersama kami. Dia bebas mengekspresikan dirinya ketika di lapangan hijau.”

Memang umurnya lebih muda, tetapi saya sudah mengenal kakanya sejak lama. Sejatinya saya sudah kenal dia sejak lama.”

Antusiasme yang ia miliki sangat besar dan itu bagus. Ia terus berlari dan mampu menunjukkan kedewasaannya ketika bermain.”

Antusiasme yang ia miliki mampu diubahnya menjadi performa yang baik. Saya yakin ia akan memberi dampak besar bagi tim,” tutup Welbeck.

Conte Tolak Tawaran Latih Real Madrid

Conte Tolak Tawaran Latih Real Madrid

Menurut kabar yang beredar, Antonio Conte telah dihubungi oleh pihak Real Madrid. Hal ini dilakukan oleh Madrid dikarenakan hengkang nya Zinedine Zidane sebagai pelatih tim sehingga mereka membutuhkan pelatih yang tepat untuk menggantikan Zidane.

Menurut lansiran yang dikeluarkan pihak Sky Sports, Conte menolak tawaran yang dilayangkan Madrid kepada dirinya. Ini dilakukan Conte karena ia masih menghormati kontraknya bersama Chelsea.

Conte sendiri saat ini memang sedang hangat dibicarakan masuk kedalam perburuan Real Madrid. Pasalnya pihak Madrid melihat adanya potensi besar dari diri Conte sehingga mereka ingin membawa Conte untuk datang ke Madrid.

Opsi Lain Bawa Conte ke Madrid

Meski Conte masih memiliki kontrak di Chelsea, sayangnya hingga saat ini Conte belum mendapatkan kepastikan tentang masa depannya di klub tersebut. Bahkan pihak Chelsea juga sudah menghubungi pelatih lain untuk melakukan negosiasi.

Melihat ketidakpastian mengenai masa depannya di Chelsea, Conte juga mulai memikirkan untuk mencari klub yang ingin menerimanya, terkecuali jika pihak Chelsea sudah memberikan perpanjangan kontrak kepada dirinya barulah ia akan fokus untuk melatih skuat Chelsea.

Melihat hal tersebut, Madrid memiliki peluang yang lebih besar untuk mendatangkan Conte. Jika Madrid memang menginginkan Conte untuk melatih skuatnya, mereka harus rela mengeluarkan 10 juta Euro kepada Chelsea untuk menebus sisa kontrak melatih Conte di Chelsea.

Opsi yang diberikan tersebut masih dipikirkan oleh Florentino dan juga pemain  Madrid lainnya.

Nicol Minta Pogba Tidak Kebanyakan Gaya Musim Depan

Paul Pogba MU

Steve Nicol memberikan saran kepada Paul Pogba agar dirinya tidak mendapatkan banyak kritikan pedas dari fans Manchester United. Menurut Nicol, Pogba terlalu banyak gaya sehingga tidak bisa fokus pada permainan.

Sebenarnya sudah ada jutaan kritik yang dilayangkan kepada Pogba selama dua tahun terakhir ini. Ini dikarenakan performa yang ditunjukkan oleh sang pemain tidak konsisten.

Tidak hanya itu saja, Pogba juga sering menggonta ganti gaya rambut. Sebenarnya mengganti gaya rambut itu tidak menjadi masalah, tetapi gaya rambut yang dibawa oleh Pogba sangat nyentrik sehingga menarik banyak perhatian.

Fokus Pada Permainan
Nicol menganggap jika Pogba bisa menekan gayanya yang buruk itu, ia dapat meningkatkan performa dan konsentrasi ketika bermain di lapangan.

Pogba adalah pemain yang baik, tetapi sikap dan karakternya yang buruk membuat banyak orang menaruh perhatian kepadanya.”

Jika kalian membeli pemain dengan harga yang mahal, tentu kalian mengharapkan sesuatu yang lebih darinya. Jika perhatian orang tertuju pada Pogba karena hal yang buruk, tentu itu akan merusak citra klub Manchester United.”

Bisa Berdampak Buruk
Ketika bermain di Juventus, Pogba menuai banyak pujian karena aksi apiknya ketika berada di lapangan hijau. Tetapi di Manchester United, ia dihujani kritikan karena keburukan yang ia tunjukkan.”

Hal ini bisa berdampak buruk bagi karirnya. Jika ia ingin selamat dari hujatan dan kritikan, ia harus merubah sikapnya dan fokus dengan permainannya,” tutup Nicol.

Alli: Saya Siap Bawa Inggris Jadi juara

Dele alli

Salah satu penggawa Tottenham, Dele Alli bertekad untuk memberikan kontribusi nyata pada Inggris pada ajang kompetisi Piala Dunia 2018 Rusia nanti. Nama Dele Alli memang masuk kedalam daftar nama pemain yang akan ikut bertanding di Piala Dunia 2018 nanti.

Pasukan Inggris saat ini memiliki waktu lebih dari sepekan untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang paling bergengsi tersebut. Pada hari Selasa 19/6 nanti, mereka akan berhadapan dengan Tunisia. Pertandingan ini menjadi pertandingan pertama mereka pada kompetisi Piala Dunia tahun ini.

Meskipun Alli memiliki tekad yang sangat besar, tetapi tidak bisa kita pungkiri, performa Inggris pada laga internasional tidak bisa dibanggakan melihat mereka selalu gagal dalam meraih trofi. Bahkan pada Piala Eropa 2016 lalu mereka harus tenggelam di babak kualifikasi.

Meski memiliki rekor yang buruk, Alli tidak putus asa dan tidak merasa terpengaruh dengan hal tersebut. Ia mengatakan siap untuk membawa Inggris menjadi juara tahun ini.

Kami akan bertanding dan kami akan menang ! Tujuan kami jelas, menjadi nomor satu.”

Mentalitas pemenang seperti itu harus dimiliki skuat Inggris. Kami tidak hanya ingin menjadi bagian dari Piala Dunia, kami ingin lebih dari itu dan menjadi juara adalah target utama kami.”

Jika kami mengeluarkan semua yang kami miliki secara maksimal, bukan tidak mungkin Inggris akan meraih gelar juara tahun ini,” tutup Alli.